Jenis-Jenis Penyakit Kulit

Jenis-Jenis Penyakit Kulit-Siapa sangka, kulit pun bisa menjadi media yang lapang untuk relief fungi. Seni menatto atau menggambar tubuh tidak hanya dikuasai manusia. Jamur pun bisa melakukannya. Jenis kelompok tumbuhan bersel satu ini bahkan mampu menciptakan gambar timbul yang absurd dan mengerikan. Kulit yang merupakan organ terbesar dari tubuh manusia merupakan pertahanan pertama tubuh dari serangan bakteri dan virus. Ketika kulit terkena matahari, cuaca kering, atau bakteri, maka reaksinya akan merembet ke bagian tubuh lain, bahkan dapat berakibat pada kematian. Gangguan pada kulit sering terjadi karena berbagai faktor penyebab, antara lain yaitu iklim, lingkungan tempat tinggal, kebiasaan hidup yang kurang sehat, alergi, dan lain-lain.

Jenis-Jenis Penyakit Kulit

Masalah atau penyakit kulit seringkali berdampak pada krisis percaya diri dan rasa malu karena keadaaan kulit atau penampilan kulitnya.

Adapun beberapa jenis penyakit kulit yaitu sebagai berikut. 

1. Eksim ( dermatitis ). 


Tanda-tanda utama yang dirasakan pasien eksim yaitu rasa gatal yang terlalu berlebih pada kulit. lantas dibarengi dengan kulit memerah, bersisik serta pecah-pecah, timbul gelembung-gelembung kecil memiliki kandungan air atau nanah. tangan, kaki, lipatan paha serta telinga yaitu sisi tubuh yang sangat kerap terkena eksim. eksim terbagi jadi dua, yakni eksim kering serta basah. pada eksim basah, akan merasa panas serta dingin yang terlalu berlebih pada kulit. 


Eksim dikarenakan alergi pada rangsangan zat kimia spesifik layaknya yang ada didalam detergen, sabun, obat-obatan serta kosmetik, kepekaan pada type makanan spesifik layaknya udang, ikan laut, telur, daging ayam, alkohol, vetsin ( msg ), dan sebagainya. eksim juga bisa dikarenakan dikarenakan alergi serbuk sari tanaman, debu, rangangan iklim, apalagi masalah emosi. 

Eksim seringkali menyerang pada orang-orang yang memiliki bakat alergi. penyakit ini kerap berlangsung berulang-ulang atau kambuh. oleh dikarenakan itu mesti di perhatikan untuk hindari perihal atau beberapa bahan yang bisa menyebabkan alergi ( alergen. ) namun, dengan penyembuhan yang pas, penyakit ini bisa dikendalikan dengan baik hingga kurangi angka kekambuhan. pada sebagian masalah, eksim dapat menghilang bersamaan dengan bertambahnya umur pasien. 

2. Bisul ( furunkel ).

Bisul adalah infeksi kulit berbentuk benjolan, terlihat memerah, yang dapat membesar. benjolan ini diisi nanah, serta merasa panas serta berdenyut. bisul dapat tumbuh di seluruh sisi tubuh. tetapi semakin banyak tumbuh di bagian tubuh yang lembab, layaknya, lipatan paha, sela bokong, lebih kurang leher serta ketiak, serta juga kepala. 
Jenis-Jenis Penyakit Kulit

Bisul dikarenakan dikarenakan ada infeksi bakteri stafilokokus aureus pada kulit melewati folikel rambut, kelenjar minyak, kelenjar keringat, lantas menyebabkan infeksi lokal. factor yang menambah risiko terkena bisul diantaranya kebersihan yang jelek, luka yang terinfeksi, pelemahan diabetes, kosmetika yang menyumbat pori, serta penggunaan bahan kimia. 

untuk hindari bisul, baiknya tetaplah melindungi kebersihan diri serta lingkungan, serta konsumsi gizi mesti betul-betul di perhatikan. dikarenakan gizi yang baik dapat memperkuat daya tahan tubuh. 
penyakit kulit

3. Campak ( rubella ). 

Jenis-Jenis Penyakit Kulit

Campak yaitu penyakit akut menular yang dikarenakan oleh virus. umumnya menyerang anak-anak. tanda-tanda awal campak yaitu demam, pilek, bersin, badan merasa lesu, sakit kepala, nafsu makan alami penurunan mencolok serta radang mata. sesudah sekian hari dari tanda-tanda tersebut timbul ruam merah yang gatal, jadi tambah besar, tersebar ke bagian-bagian tubuh.

4. Kudis ( skabies ).

Kudis yaitu penyakit yang dikarenakan oleh parasit tungau yang gatal yakni sarcoptes scabiei var hominis. kulit terjangkit kudis semakin banyak berlangsung di tempat kumuh serta tidak melindungi kebersihan tubuh. tanda-tanda kudis yaitu ada rasa gatal yang demikian hebat saat malam hari, terlebih di sela-sela jari kaki, tangan, dibawah ketiak, alat kelamin, pinggang dan sebagainya. kudis amat mudah menular pada orang lain, dengan tidak segera ataupun tidak segera. 

Dengan segera sudah pasti melewati sentuhan kulit terkena kudis dengan kulit orang lain. dengan tidak segera dapat menular melewati handuk atau baju yang digunakan dengan bergantian dengan pasien kudis. langkah amat gampang untuk hindari kudis sudah pasti dengan melindungi kebersihan lingkungan serta tubuh. 

5. Kurap. 

Jenis-Jenis Penyakit Kulit

Kurap berlangsung dikarenakan jamur. Umumnya sebagai gejalanya yaitu kulit jadi tidak tipis serta pada kulit timbul lingkaran-lingkaran yang makin jelas, bersisik, lembab serta berair serta merasa gatal. lantas pada lingkaran-lingkaran dapat timbul bercak-bercak putih. kurap timbul dikarenakan kurang melindungi kebersihan kulit. sisi tubuh yang umumnya diserang kurap yakni tengkuk, leher, serta kulit kepala. 

6. Psoriasis. 

Psoriasis terhitung penyakit kulit yang sukar didiagnosa. sisi tubuh yang biasa terkena eksim sama juga dengan sisi tubuh yang biasa terkena psoriasis, ditambah kulit kepala, punggung sisi bawah, telapak tangan, serta telapak kaki. stres, trauma, serta tingkat kalsium yang rendah bisa mengakibatkan psoriasis. 

psoriasis bukan hanya penyakit menular, namun berbentuk alami penurunan. tanda-tanda psoriasis yaitu munculnya bercak-bercak merah yang di atasnya ada sisik-sisik putih tidak tipis serta melekat berlapis-lapis. apabila digaruk, sisik-sisik tersebut dapat rontok. semula, luas permukaan kulit yang terkena cuma kecil, serta makin lama makin melebar. 

7. Melanoma. 

Melanoma adalah kanker kulit yang amat serius, hingga bisa mengakibatkan kematian bila tidak diobati. melanoma yaitu type kanker yang mengakibatkan pergantian tahi lalat pada kulit, amat beresiko bila nampak pada leher atau kulit kepala. di antara sinyal berlangsungnya melanoma yaitu tahi lalat yang membesar. tak hanya itu berlangsung pergantian warna pada tahi lalat dan tampak sinyal tanda peradangan pada kulit di lebih kurang tahi lalat. 

8. Impetigo. 

Impetigo yaitu penyakit kulit menular yang umumnya dikarenakan oleh bakteri. impetigo mengakibatkan kulit jadi gatal, melepuh diisi cairan serta kulit jadi merah. impetigo amat gampang berlangsung pada anak berumur dua hingga enam th.. bakteri umumnya masuk ke didalam kulit melewati gigitan serangga, luka, atau goresan. kebersihan amat mutlak untuk orang yang alami impetigo. 

9. Jerawat 

Menurut penelitian, lebih kurang 80 % dari semua manusia dulu mempunyai jerawat. jerawat sebagai di antara penyakit kulit yang dikarenakan oleh bakteri yang tumbuh di kulit serta menghubungkan pori-pori dengan kelenjar minyak dibawah kulit. jerawat bisa berkembang bila penyembuhan tidak dikerjakan di step awal kemunculannya. jerawat bukan sekedar tumbuh di muka, tetapi juga dapat tumbuh dibagian tubuh lain terlebih punggung.

Itulah beberapa Jenis-jenis penyakit kulit yang sewaktu-waktu bisa mengancam sobat. Maka dari itu sayangilah kesesahatan sobat sekalian. Semoga bermanfaat.

Puisi Sahabat-Ada Pelangi Di Setiap Hujan


Puisi Sahabat-Ada Pelangi Di Setiap Hujan

Eloknya hujan datang memberi sejuk, mendamaikan jiwa yg letih

turun bersama gemuruh halilintar, menyentak pikiran yg jenuh
jatuh diselingi kilat cahaya petir, sejenak beri terang dalam gelap

Pelangi itu tujuh warna. MEJIKUHIBINIU. Ia cantik jika bersama.
Muncul setelah hujan, tapi tidak di setiap hujan.
Siapa yang bisa terka kapan datangnya?
Entah.


Tujuh warna berbeda, melukiskan dirinya masing-masing,
menciptakan keselarasan, memikat takjub yang melihatnya.
Pelangi itu hadiah. Saat hujan turun, matahari enggan berdiam, dan munculah dia.
Hujan pun terhibur karenanya, lalu terhenti. 

Cerianya hujan basuh kalbu yg kering, hapus lara yg menjejak dlm sanubari.
Menyibak gumpalan awan kelabu hingga mata dunia melihatnya.
Yang dirasa bukanlah keindahan tujuh warna yang terlukis itu,
tapi ketika tahu bahwa ketujuh pelangi itu ternyata ada.
Meski tidak menampakan dirinya sekalipun di setiap hujan

Dikirim Oleh Fahrul-Bandung

Puisi Sahabat-Pujaan Dan Harapan

Puisi Sahabat-Pujaan Dan Harapan

Aku berharap aku pergi..
Pergi bersama mentari pagi..
Aku berharap aku terbang..
Terbang bersama kumbang..

Pergi terbang mencari kehidupan..
Kehidupan yang selama ini aku impikan..

Puisi Sahabat-Pujaan Dan HarapanTersenyum bahagia bersama rembulan..
Dan menari penuh keindahan..


Indah memang terasa indah…
kala aku duduk berdua dengan mu..
menyambut pagi, menggapai malam


Hidupku penuh harapan dan mimpi..
Bersama imajinasi aku akan pergi..
Mencari kasih dan cinta sejati..
Dan kebahagian yang haqiqi..



Dikirim Oleh Imelda Pasha-Malang

Aku Terjatuh Dan Terus Terjatuh Lagi

Aku Terjatuh Dan Terus Terjatuh Lagi-Kisah ini dikirim dari sobat kita, Sebut saja Amelz. Kisah Cinta yang dibilang cukup menyedihkan..hihi, Mari kita simak bersama-sama.

Aku Terjatuh Dan Terus Terjatuh Lagi

Ku harus pergi meninggalkan kamu yang telah sakiti aku,, .Penggalan lirik lagu judika.. Bukan Dia Tapi Aku. Cinta inih mungkin tak akan pernah salah.. cinta bisa membuat kita bahagia tetapi  bisa membuat kita lupa akan segala nya....

Aku Terjatuh Dan Terus Terjatuh Lagi

Mungkin aku hanya sebagian segilintir orang yang kecewa akan cinta itu.. cinta itu sakit sangat sakit.. Suatu hubungan yang lama pun tidak menjamin kita akan bahagia karena cinta,, sebut saja hubungan dengan si R kita sudah berpacaran 5 Tahun lama nya..tetapi itu tak akan menjamin kita bahagia bersama nya,,

dan hubungan tuh harus retak dan akhirnya berpisah karena orang ke 3.. mungkin awal nya memang salah ku.. ku harus pindah ke luar kota yang ku anggap kita tak akan mungkin bisa LDR.. Ego ku sangat besar untuk tidak bisa terus bersama nya.. tetapi ak harus tegas.. ku pegang prinsip ku untuk terus pindah keluar kota demi ke dua orang tua ku.. demi cinta-cita ku untuk bahagiakan mereka.. ku lepas cinta ku demi mencari suatu kebahagiaan.. Kebahagian Harta ternyata tak selama nya kita akan bahagia . justru akan terus menjadi boomerang buat kita. 

Hingga akhir nya penyesalan pun datang.. tersadar kalau semua nih salah.. ku tebus salah ku untuk nekat pualang ke kampung setahun kemudian.. tetapi semua terlambat.. dia sudah milik orang lain..  kutelan sakit ku untuk kecewa yang begitu mendalam. ku balikan cincin dari nya,, dan ku kubur cincin kita  di tempat kenangan anatara ak dan dia,, ku pulang ke jakarta dengan rasa sangat menyesal... Menyesal pun tak akan ada arti nya,, dia sudah milik orang laen ,, dan ku ikhlas kan dia bahagia... ku tutup lembar cerita cinta ku.. ku tutup hati ku dengan cinta yang laen,

Tetapi di tengah rasa kecewa ku,, ku temukan sosok cinta yang baru si B. dia ajarkan ak untuk terus tetap tegar tetap kuat mesti ku harus menelan sakit ku karena cinta yang dulu,, tetapi perjalanan cinta ku tak pernah mulus.. dia sangat sibuk dengan kuliah nya dan jarak antara kami lumayan jauh,,, dan akhir nya kita berpisah begitu saja tanpa sebab tanpa alesan yang pasti.. dan ku harus merasakan sakit tuh lagi.. lagi dan lagii,,,,,

Dan seiringan nya waktu kesendirian ku.. seorang security mall menarik perhatian ku. lelaki tengil. penyayang dan juga perhatian,, seorang lelaki yang di sukai teman sekamar kos ku.. perkenalan kita secara tak sengaja karna keisengan teman ku yg mungkin kesal dia tak bisa mendapatkan nya.. justru berbalik arah lelaki tuh menjadi menyukai ku.. menyukai gadis seperti aku,, dengan sifat ku yang keras, ego ku yang tinggi mampu membuatku luluh untuk menjadi berubah dari cuek menjadi menyayangi nya.. tetapi seiringan nya waktu dia mulai memperlihatkan sifat kasar nya , sifat arogan nya,, dan berani memukulku hanya karena dia cemburu yang tak masuk akal.. semua di cemburuin nya.. smapai membuat nya membabi buta terus dan terus memukulku,, samapi akhir nya ku tak tahan lagi,,, aku nih pasangan na bukan sarung tinju nya,,, dengan kesal diam- diam ku pindah kerja di luarkota.. hingga suatu hari dia mulai menghubungiku lagi.. dia ingin meminta maav atas semua kelakuan nya.. dan dia mulai mengajak ku ketemu,,, tetapi dia tak juga datang,, detik ,,, menit,,, sampai berjam-jam dia tak juga datang... sampai sore hari hp ku berbunyi,, ku berharap dia yng menelpon ku,, tetapi seorang polisi ku yang mengabari ku kalu dia tertangkap polisi,,, rasa ku bercampur aduk hingga akhir nya ku datangi dia ke sell keesokan akhirnya,, ternyata benar dia ada.. dia menangis memohon ampun karena kesalahan na ,,, yg pernah dia lakukan kepda ku,, tetapi ku harus menerima kenyataan pahit bahwa orang tua ku bahkan melarangku untuk berhubungan lagi dengan dia.... ku tutup cerita cinta ku dengan dia,,, dn akhir na ku ganti nomer.

Setahun aku memutuskan untuk sendiri dan tak ada niat sedikit pun ak untuk mulai membuka hati utk yang laen.. cukup sakit yg harus ak rasakan dan ku memutus kan utk berteman dengan siapa saja , berhubungan tanpa ku rasakan cinta..
akhir nya cinta ku mulai menggebu-gebu lagi... seoang lelaki perhatian , penyayang,,, kenal dia suatu anugrah terindah dalam hidup ku lagi,, ku rasakan cinta tuh datang lagi,,, yang ku anggap mampu menyembuhkan luka ku selama neh.. seorang lelaki dari kota pekanbaru.. dia datang ke jakarta hanya utk menemui ku,, ku tantang dia utk datang , dengan rasa takutku , trauma ku akan cinta ,, dia buktikan untuk terbang ke jakarta .. rasa kaget yang tak terkira.. senang ,, haru menjadi suatu persaaan yng sangat bercampur aduk


Kota Tua,,, 16 July 2013

kota tua jakarta


Pertama kali ku melihatnya, menyentuhkan nya, memeluk nya, akhir nya rindu nih terobati setealah kita LDR  selama 2 bln. akhir nya kita bisa bersama-sama lagi... mungkin kata orang setiap ada dia selalu ada aku. dia tak pernah memprotes ku selalu ada ak di samping nya, hingga aku bertanya " apa kamu tidak akan merasa bosan nanti nya klo terus kemana-mana bersama ?". kata ku . 
jawab nya sangat simple . " tidak, aku justru bahagia bisa berada selalu di sampingmu, selalu menjadi rumah dalam setiap keluh kesah mu, ak sangat menyayangi mu, tak mungkin ku bosan .'' kata nya . ku balas hanya dengan senyuman manja..

Hubungan kami terus berjalan sangat romantis,, siapa yang tak bahagia memiliki kekasih seperti dia ? dia sangat memanjakan ku dengan perhatian- perhatian nya,, dia yang sll membiasakan ku dengan perhatian yang begitu berlebihan,, tetapi semua tuh menjadi berbalik ke aku.. aku seorang gadis yang keras kepala, yang egois , tetapi dia selalu sbar menghadapi ku.. sabar dan mampu menenangkan ku di saat ak marah,,, Hokben adalah senjata dia utk membuat ku senyum lagi.. ahh dasaar lelaki :). tetapi aku sngat menyayangi nyaa...

Tapi seiringan nya waktu dia mulai berubah,, semenjak kedatangan sodara nya dari kampung datang.. dan dia mulai memiliki bnyak teman... seakan akan dia mulai mengacuhkan ku.. menghiraukan ku dan mulai pergi menjauh meningglkan ku...ini seperti mimpi buruk buat ku.. dia mulai melupakan ku di saat dia sudah mulai punya segala nya.. uang banyak,, teman banyak,, dan dia utk melihatku tak sudi lagi... secepat itukah kau melupakan ku....tak ingat kau siapa yang selalu ada buat mu di saat kau terpuruk,, di saat kau sakit,,, ak selalu ada di belkang mu untuk terus mendukung mu.. menyayangi mu setulus hati ku... kau meninggalkan ku hanya mengharapkan cinta dari wanita lain.. wanita lain yang belum tentu bisa menjadi selimut mu di saat kamu sakit,, menjadi rumah mu di saat kau terpuruk,,, ku tau semua nih slah ku.. semua karena sifat egois ku.. bukan kah ku sudah pernah bilang seperti apah aku.. kenapa sekarang menjadi suatu alesan buat kau menyakiti ku.... 
ku hanya bisa terus berdoa kepada Tuhan... Tuhan aku hanya ingin di beri kekuatan besar untuk melewati semua nih.. sendiri,, sendiri sendiri.....  ku ikhlas menanggung semua nih sendiri,, tanpa kamu! terima kasih mungkin kau akan menjadi yang terakhir sampai akhir nya ku temukan cinta yang suci... yaitu PERNIKAHAN !

Dikirim Oleh Melinda Ayu Oktaviani
Facebook : https://www.facebook.com/amelz.dlasspega

Mimpi, Khayalan Dan Imajinasi

Mimpi, Khayalan Dan Imajinasi-Setelah absen beberapa hari dalam menulis, kini saatnya saya berekspresi dalam menulis, mengingat catatan yang sebelumnya saya tulis tentang Menikmati secangkir Kopi Dan Sunrise Di Gunung Sindoro dan catatan motivasi-Bosan, Pemalas Dan Tuhan. Pada kesempatan kali ini saya akan melanjutkan tulisan-tulisan Inspiratif agar memotivasi kita untuk bergerak maju bukan untuk bergerak mundur.

Terkadang kita sebagai manusia biasa tak luput dari salah dan lupa. Terlupa akan hal-hal yang sebenarnya penting di hidup kita. Termasuk Melupakan sebuah Mimpi. Ingatkah Anda pada saat berusia 5 atau 6 tahun?? Saat tetangga atau teman dari ayah Anda bertanya. Kalau udah gede, kamu mau jadi apa? Dengan sigapnya Anda menjawab. Saya ingin menjadi dokter (atau apapun keinginan Anda saat itu). Keinginan itu Anda ucapkan dengan penuh rasa sungguh bahwa kelak di kemudian hari Anda akan dapat mewujudkannya.

Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu. Masa kecil yang penuh dengan kesenangan, ketulusan, dan kesungguhan itu perlahan-lahan mulai berubah. Kesungguhan untuk menggapai cita-cita mulai terkikis. Entah apa sebabnya. Mungkin saja terlalu banyak terjangkit virus. VIRUS EBOLA, mungkin salah satunya.

E: Emangnya gue pikirin
B: Biasa-biasa saja (Tidak mau mendahsyatkan diri)
O: Ooooaahhmmm Tidur melulu (maksa banget ya...%*#!!???)
L: Lupa ibadah
A: Antusias bermaksiat.

Hati-hati dengan virus tersebut. Virus ini akan sangat mudah tersebar. Lebih parah dari penyakit flu. Sekali bersin langsung terinfeksi, itu flu. Tp, kalau yang satu ini, sekali mata terkedip, langsung lumpuh.
(hahahaha...ga jelas kan??? Saya saja yang menulis masih bingung..)

Seandainya saja jadwal kehidupan dan kematian bisa ditebak ataupun ku ketahui sebelum kujalani kenyataannya. Tentu, pasti kupilih yang terbaik, kuhindari ataupun langsung kusingkirkan jika itu memang terburuk untukku.

Jika begitu kenyataannya, kurasa hidupku pasti akan aman, lancar, dan bersenang-senang terus-menerus. Ini dia... Ini baru yang namanya hidup impian.

“Hidup impian ?.”

“Ah… Rasanya ingin sekali seperti itu, tapi mungkin ini akan terjadi nanti…” ”Nanti ?.”

”Ah…masih lama juga kedengarannya.”

”Sampai kapan ?.”

”Ah… kenapa kau tanya, tentu aku tak’ tahu. Memangnya aku TUHAN.  Bukankah itu adalah rahasia ALLAH bukan ?.”

Jika bisa ku ketahui jalan hidupku, kurasa aku akan cepat mengalami kejenuhan.

”Bagaimana tidak ?.”

”Setiap waktu kuhabiskan dengan bersenang-senang, tetapi kesulitan hanya terbentuk dalam sebuah kata namun itu tidak nyata. Jika pun itu terjadi, pasti itu bukan sesungguhnya kehidupan. Kehidupan sesungguhnya adalah suatu keharusan untuk menerima takdir, menerima takdir berarti menjalani kehidupan dengan ikhlas, dan dengan ikhlas semua zat-zat positif akan lebih produktif dari pada negatif. Dengan itu, emm…. kupikir kehidupan yang dijalani akan jauh lebih baik bukan ?.”

Kesimpulannya, menerima dan menjalani dengan ikhlas suatu kehidupan yang sudah dikehendaki-Nya adalah pilihan yang terbaik dan paling bijaksana, kurasa seperti itu. Tetapi di satu sisi, sesungguhnya hal itu paling sulit untuk dilakukan.

“Apa aku menerima takdir ?”.

”Tentu saja. Ya..... Aku menerima takdir”. Tetapi tidak untuk ini….”

”(Maksudnya apa ?.)”. Pasti kata tanya itu yang langsung ada di pikiran kawan bukan saat ini ?.

Namun, ini bukan statement pembangkangan, mungkin kedengarannya ya, karena subject dari awal kalimat itu pernyataannya ’tetapi’. Karena alasannya sederhana saja, aku bukan pembangkang, apalagi ini menyangkut persoalan agama.

Bukankah agama mengajarkan untuk menjemput kesuksesan yang sudah digariskan-Nya itu. Aku menerima takdir, tetapi tidak untuk ini… Untuk begitu saja mau menerima sepenuhnya. Karena merubah kehidupan untuk jadi lebih baik dan lebih baik lagi—begitu seterusnya adalah suatu keharusan bukan ?.

Ah... rasanya terdengar seperti kurang puas dengan kehidupan yang kujalani sekarang, tetapi bukan begitu maksudku.

”Kawan tentu paham bukan maksudku ?.”

Karena jika hanya memasrahkan diri dengan takdir, tanpa berusaha untuk melakukan suatu apapun untuk menjadikan mimpi-mimpi itu nyata adalah sebuah ke-maha-tololan, dan itu pasti ke-maha-tololan nomor 1. Itu pendapatku.

Jika aku sebut mimpi, khayalan, dan imajinasi, memang… Kuakui mereka tak hanya sekedar mempengaruhiku, tetapi mereka itu intinya, pusatnya, induknya, dan biang keroknya, kurasa kata yang terakhir itu lebih tepat, lebih mewakili mungkin. Ya…mereka yang t’lah ‘mencuci otakku’ hingga jadi demikian adanya, jadi seperti ini. Atau mungkin ada benarnya juga isi dari beberapa buku ’kumpulan binatang itu’.

..........’Shio ular berkepala sapi’  adalah seorang pemimpi kelas ’tinggi’ dan bukan kelas Teri.

Mereka juga yang membuat aku berani untuk jadi pemimpi, pengkhayal, pengimajinasi, setelah ini kawan akan kuberitahu. Tetapi mungkin, memang agak sedikit gila, kedengarannya. Jikalau di luar sana ada seseorang ataupun banyak sekalipun mengatakan….

“Kau sudah gila ?...”.

Pasti kujawab dengan “Ya…aku memang sudah gila”.

Kawan tahu, kenapa aku ‘gila’ ?.

Bayangkan, terkadang jika mobil mewah melintas didepanku bak model seksi yang sedang beraksi di atas catwalk, langsung cukup kukatakan dalam hati...

“Nanti kubeli mobil yang jauh lebih hebat dari itu”. Kenyataannya sekarang, tidak bisa.

Jika ada rumah mewah kulewati.

“Nanti kudapatkan rumah jauh lebih besar dan jauh lebih luas dari itu”. Kenyataannya sekarang, tidak bisa.

Jika keindahan sesuatu hal atau apapun itu yang berada di dalam sebuah negara dan bentuk kesucian dari agama membuatku memikirkannya, langsung kukatakan.

“Heeeyy….Lihat, nanti akan ku kunjungi negaramu dengan kuboyong kedua orangtuaku kesana”. Kenyataannya sekarang, apalah dayaku, tidak bisa juga.

Jadi sekarang, kiranya pertanyaan apa yang pantas untukku. Mungkin seperti ini…

“Kau sekarang bisa apa ?”.

“Aku sekarang hanya bisa jadi pemimpi, pengkhayal, dan pengimajinasi, itu saja…”.

Mungkin, memang terdengar agak menjijikkan. Terlalu banyak berkhayal, tentu tidak bagus bukan ?.

Tapi perlu kawan ketahui, bahwa semua ini memang benar adanya dan bukan hanya basa-basi belaka. Bukankah di dalam hidup sudah terlalu banyak basa-basi, jadi tak’ bagus juga menambah basa-basi di dalam kehidupan ini.

“Kau nanti bisa apa ?”.

“Ya…aku nanti bisa mendapatkan semuanya”.

“Apa itu pasti dan apa kau yakin dengan ucapanmu itu  ?.

“Ya… aku yakin sekali”.

Sesungguhnya yang paling kutahu, mimpi yang sangat kuat adalah awal dari keberhasilan untuk meraihnya, walaupun itu hanya baru dimulai dengan setitik. Meskipun begitu, memulainya dengan setitik adalah sesuatu hal yang terpenting. Dengan modal setitik pula, pada akhirnya jalan-jalan yang sebelumnya tertutup pasti akan terbuka. Namun yang pasti, semua itu perlu waktu. Dan aku akan menunggu sampai waktu itu terjadi dan membawaku untuk berjalan diatas jalan yang selama ini aku inginkan. Dan tentunya juga, aku takkan berdiam diri hanya dengan menunggu, karna aku pasti melakukan sesuatu untuk mewujudkan jalan-jalanku sendiri yang mulai kurintis saat ini.

Karna berani bermimpi berarti berani menantang hidup, dan saatnya akan datang nanti, mimpi yang sekarang hanya lah bualan belaka akan menjadi kenyataan pada akhirnya esok. Dan, aku akan terus menunggu saat-saat itu terjadi.


Ada seorang bijak seolah seperti menguntungkan, menguntungkan sekali, ini persis seperti simbiosis komensalisme. Ya…simbiosis komensalisme, yang kurang lebih berarti : ”Karena adanya si A, menguntungkan si B. Tetapi tidak adanya si B tidak berarti apa-apa bagi si A, menguntungkan tidak merugikan pun juga tidak.”

Dalam hal ini kasusunya adalah hubungan antara orang bijak dengan konsumen statement (seseorang yang meresapi perkataan mereka. Baca : orang bijak). Konsumen statement diuntungkan karena mendapatkan pelajaran hidup dari orang bijak, tetapi bagi orang bijak tidak adanya konsumen statement tidak berpengaruh terhadapnya. Hal pengetahuan semacam ini kudapat dari buku adikku yang kini duduk di bangku sekolah dasar, dalam buku IPA miliknya.

Aih... tak’ pernah kusangka kudapat ilmu tinggi ini dari sebuah buku yang kuanggap tak penting itu.

”Tak penting ?”. Sombong sekali bukan diriku kawan.

”Apa maksudmu ?”.

Ya... tak penting, karna kemahatololan dalam hal pemikiranku ini yang bisa menjerumuskan diri ini untuk meremehkan sebuah, seseorang, atau segala sesuatu hanya dari sekali lihat. Belagu sekali diri ini. Sudah tolol, belagu pula.

”Malam sepi, di sampingku sejauh 3 meter adikku belajar, bukunya pun berserakan, kebetulan aku sedang menemaninya belajar, dan dari bermacam-macam buku yang membosankan itu terselip buku dengan cover hijau bergambar kodok, pikiranku sedang kalut, melakukan sesuatu pun rasanya enggan. Mencoba mengambil buku tersebut, membukanya secara acak, dan pada halaman 56 kutemukan ilmu tinggi dari buku yang kuanggap tak penting itu”. Begitulah keadaan saat itu.

Peribahasa asing berikut ini mengena sekali ke diriku, menerobos ruang-ruang dangkal pikiranku. ”Don’t judge a book by it cover”.

Ya… “jangan meremehkan sebuah, seseorang, atau segala sesuatu hanya dari sekali lihat”. Begitulah makna yang kutangkap dari peribahasa asing itu.

Tetapi sayang, sungguh sayang... Namun seorang bijak terlihat abstrak, tak berwujud, tak bisa dilihat secara nyata untuk kini.

“Terus kenapa ?. Jika seandainya orang bijak hidup sampai sekarang !”.

Jawabannya mungkin… ”Setidaknya aku bisa berguru dengan mereka. Belajar bagaimana caranya bisa merangkai kata-kata sedahsyat itu—yang bisa membuat banyak orang terpengaruh sambil mengatakan...

“Oh....begitu. Ya.... benar juga”. (sambil mengangguk takjim)

Tetapi lihat, apa yang mereka buat !. Gaung perkataannya, tak diragukan lagi. ‘Membumi’. Kalimat-kalimat ajaibnya seolah diramu dengan kandungan magis yang kuat, karena poin terbesar dari ramuannya dibangun berdasarkan pengalaman hidup yang dijadikan tiang-tiang pancang untuk pondasinya, kokoh bukan ?.

Apa yang t’lah tercipta dari statement-statement yang dihasilkan oleh orang bijak memang benar adanya, dan salah satu statement yang kudapat itu adalah…. yang membuatku mengatakan…

“Emmmmmmmm…ya…ya…benar juga…”.

Dan pelajaran itu mengajarkanku tentang…

“Kenangan tidak bisa untuk dilupakan, tetapi tersimpan untuk dikenang”.


Langkah hidup yang secara sengaja atau tak’ sengaja dipilih, dan t’lah dijalani pasti meninggalkan sesuatu, dan sesuatu itu tertulis manis dan juga pahit dengan nama bekas.

Ya… Bekas, macam luka di kulit yang pasti menimbulkan bekas luka, meskipun secara waktu luka itu akan sembuh. Tetapi satu hal yang harus disadari, kulit yang sudah terluka mungkin takkan bisa kembali normal seperti sedia kala, seperti sebelumnya, sebelum luka itu ada.

Kenangan pun tak jauh berbeda dengan bekas luka di kulit, karena ia akan selalu seperti itu. T’lah tercipta dan meninggalkan bekas. Ia—kenangan itu selalu ada, dan segera muncul ke atas permukaan jika kawan memilih untuk mengingatnya. Menurutku, kenangan akan selalu setia dengan tuannya. Jika kawan menginginkannya, mereka akan segera datang dan membayangi kawan sepanjang hari itu, atau mungkin berlanjut di hari selanjutnya.

Bagiku, kumpulan kenangan yang amat banyak dan mengesankan itu terangkum hanya dalam satu kata, suku kata asing, memorabilia. Setelah aku duduk di tingkat menengah pertama. Mengenakkan celana pendek, dengan setelan seragam wajib keseluruhan putih-biru. Begitu juga dengan potonganku dulu yang menurutku amat mengesankan itu. Ah.. kala itu, memang mengesankan bagiku.

Ah…waktu itu. Bagaimana tidak mengesankan. Rambut tersisir klimis. Dan minyak rambut lavender adalah andalanku.

”Minyak rambut itu, apa kawan tahu ?”.

Kuberitahu jika kawan tidak tahu ”Tempatnya berbentuk oval dengan cover depannya selalu saja tergambar raja atau ratu. Didalamnya, minyak rambut itu berwarna hijau muda, sangat menarik. Menarik bagi anak kecil mungkin, dan itu aku”.

Ah…jadul sekali, karena yang pasti minyak rambut jelly adalah trendcenternya kala itu. Tapi tak’ apa, karena minyak rambut jadul itu adalah kepercayaan diriku nomor 1 berikut rambut yang tersisir sangat rapi sekaligus mengkilap. Aih… mengesankan sekali.

Rapi plus mengkilap ?... Karena kuhabiskan hampir kurang-lebih 3 menit di depan kaca untuk menata rambut sehingga benar-benar terbelah di tengah-tengah. Dan konsekuensi yang harus ku bayar dari itu adalah dengan berolahraga gratis, tentunya… Ini pasti menyehatkan tubuh, tetapi ini bukan lazimnya olahraga. Olahraga pagi yang paling sering kulakukan adalah skotjam 15x, juga push-up 15x.

“Jika kamu telat lagi, bapak akan senang hati menambah hukumannya jadi 15x lagi”. Ujar Pak Kukuh dengan bertolak pinggang sambil tersenyum 80° sorong bibirnya hanya ke arah kiri dengan kumis ‘tuanya’ yang khas—melintang panjang dan melingkar-lingkar di kedua ujung kumisnya persis ikan yang biasa dijadikan menu pecel itu.

Guru olahraga seorang penegak peraturan yang berkarakter sama dengan pak Kodri guruku spesialisnya mata pelajaran ekonomi saat aku duduk di SMA Islam nantinya.

Ya…tak diragukan lagi, ini benar-benar sungguh belah tengah, dan tak kubiarkan 1 cm pun melenceng dari seharusnya yang nantinya takkan berbentuk belah tengah. Ah… Tak bisa kubayangkan, jadi kacau nantinya kepercayaan diriku.

Dan kemudian, tak lupa juga kubangun sedemikian rupa dari kepercayaan diriku nomor 2. Jika saja seandainya tak’ kuciptakan kepercayaan diriku nomor 2, tidak ada atau dihilangkan begitu, ungkapan ini lebih tepat.

“Ibarat seperti makan sayur tanpa garam”. Pasti kurang sedap bukan ?. Kurang sedap juga hal itu dipandang mata. Karena bagiku, kepercayaan diriku nomor 1 dan 2 saling mengikat erat, dan tak’begitu saja dapat dipisahkan satu sama lain.

Meski punya rambut lurus, tetap kudirikan rambut depanku sedimikian rupa berdasarkan artificial intelligent, maksudku agar secara tampilan keseluruhan jadi terlihat lebih menarik, itu menurutku. Dan jambul itu yang disebut dengan kepercayaan diriku nomor 2. Berbentuk seperti jambul—tetapi menyerupai jambul hewan ternak, domba mungkin—jambul melingkar dengan terbelah ditengah. Mungkin serupa, tapi tentu tak’ sama. Karena wajahku tak’ bisa disamakan dengan seekor domba bukan ?

Dan dengan seragam putih-biru itu. Aku lalu mengenal kata demi kata asing, dan aku baru tahu arti dari kata memorabilia itu Berbunyi…

“Sesuatu yang patut untuk dikenang”.

Jika kawan terhibur dengan tulisan ini, mohon di like, juga diberi komentar Mimpi, Khayalan Dan Imajinasi. Semoga bukan hanya aku saja yg menjadi pemimpi, kalian juga, dalam artian kita akan memperjuangkan mimpi itu menjadi nyata, bukan begitu kawan ?. :) . semoga tulisan ini menginspirasimu, kawan, karena itulah tujuanku untuk memberi manfaat bagi sesama dengan caraku :).

Cerita Cinta-Kisah Mantan Putih Abu

Cerita Cinta-Kisah Mantan Putih Abu-Kisah ini hasil ditulis oleh teman kita yang tidak mau disebutkan namanya, dan tak mau memperkenalkan diri entah kenapa, saya juga tidak tau..hehe. Pada hari kemarin saya sudah mempublik tulisan yang tentang Mimpi, Khayalan Dan Imajinasi dan baca juga Puisi tentang Puisi Alam-Puisi Pendaki. Nah tanpa panjang lebar lagi yukk kita simak cerita yang sudah dikirim dari sobat kita.

Kisah Mantan Putih Abu

"Apa maumu?! Dulu kau berjanji ini lah, iitulah! Kau mau belajar ngaji dan salat jika aku mau jadi paacarmu. Tapi kau ingkari perjanjian itu? Kia pacaran bukan karna saling cinta! Kenapa sekarang tidak mau salat? Mengaji 1 ayat pun kau tak mau?"

Oh ya Allah....desisku panjang setelah teringat kejadian 1 tahun yang lalu. Entah mimpi apa aku semalam sehingga aku ingat lai masa laluku.. Kata-kata itu selalu menjadi teman dalam setiap detikku.

Kisah mantanku satu-satunya, dari dulu tak bisa kupungkiri, selama ini baru kusadari, rupanya ada sedikit rindu padanya. Aku tak mengerti. Aku pacaran bukan karena cinta, namun sekedar hanya untuk mengajari dia sedikit agama. Karena selama ini, ia terlalu jauh menyimpang dan mau bertobat jika aku mau menjadikanya pacar.

Mantan Putih BiruAku ingat sekali, pertama kalinya pacaran ketika usiaku duduk dibangku SMP kelas 3 awal Aku melakukanya bukan untuk statusku agar tidak jomblo. Tidak seperti temanku yang lain, sekali punya pacar semua harus tahu, selingkuhlah, putus nyambunglah. "Aku tak peduli. Tujuanku berbeda," pikirku.

Apel yang dibungku kulit jeruk terbongkar juga pada endingnya. Hubunganku denganya terbongkar tatkala setengah tahun jadian.

Hal ini menjadi masalah besar buatku. Karena selama ini aku terkenal sebagai anak pendiam dan tak suka berpasangan. Orang Tuaku pun tak mengizinkan. Semua ini berjalan secara tersembuyi. Aku menjaga imageku. Selama pacaran, tak sedikitpun ku beri kesempatan baginya untuk mendekatiku. Maksudnya aku harus menjaga jarak, karena kami bukan mahram. Walaupun duduk hanya berdekatan atau sekedar berpegangan tangan, saling tatap muka, aku selalu menghindarinya. Aku tak segan-segan membentaknya dan bersikap tegas jika ia membandel. Untuk kencan, aku rasa tidak perlu. Karena status ini hanya sekedar syarat agar ia mau mengaji dan salat. Bahkan aku tidak tau bahwa langkah yang aku ambi adalah salah kaprah.

Berita itu semakin menyebar luas dan membuatku gatal untuk mengaruk dan menghilangkan kutu-kutu busuk di dalamnya. Mereka mencampuradukan dan menambah-nambahkan bumbu penyedap. Mungkin agar terdengar panas untuk dibincangkan. Untuk mengetahui perilaku teman-temanku yang senakin mencari tahu statusku, kukatakan secara tegas.

"Aku memang pacaran, namun dengan tujuan yang berbeda dengan kalian yang hanya demi status belaka. Pacaranku bukan acara kencan, pegangan tangan, mesra-mesraan. Aku sudah memutuskan hubungan itu sejak lama tanpa syarat! Aku berbeda dengan kalian."

Akhirnya, atas yang semua kulakukan sedikit demi sedikit gosip itu menghilang. Semua kembali normal. Dan dengan dia? Tentu saja ia membantuku. ia memasang status pacar dengan orag lain supaya rencanaku berhasil. Namun dibalik itu semua, kami masih lanjut.

Namun, akhir-akhir ia nampak berbeda. Semakin aku curigai semakin pula ia menutupi sesuatu dan itu terlihat jelas. Aku takut jika tujuan yang semula menyimpang. Tanpa pikir panjang, ku mencari tahu. Telah jelas sudah tanpa ditutupi. Ternyata benar, semua berbeda. Ia kembali menjai seoraang penggila seks, peminum, pemabuk, suka mengombal wanita, dan ketika bersamaku, ia sudah tak mau belajar agama.

Malam ini, ia menolak mentah-mentah untuk mengaji, dan dengan enteng dia mengajaku untuk ke jenjang yang lebih serius. Tak hanya status, namun yang spesial. Aku sangat kecewa dan tak tau harus berbuat apa. Melintaslah kalimat itu. Ia menyadarinya, dan merasa khilafserta tak mau kehilangan diriku.

Terlambat sudah, sebentar lagi akau akan pergi jauh, dan tak akan kembali untuknya. Dengan sangat dan dengan paksa aku memutuskan secara resmi dan langsung menjauh tanpa harus mendengar persetujuan darinya. Sudah ku camkan sebagai status putus. Entah bagaimana ia mengangapnya. Aku tak mau pergi dan meninggalkan 'sesuatu' yang tak jelas dan belus tersesesaikan.

Aku pergi menjauh, meninggalkan kisah masa putih biru menuju putih abu-abu. Sekarang aku sadar, rupanya semua telah menumbuhkan cinta. Tanpa kusadari, selama ini aku juga menyayanginya. Namun semua tertutupi oleh perjanjian itu dan aku juga tidak bisa menerimanya atas semua perilaku buruknya. Aku akan selalu menjauh darinya. Sampai kapanpun!

Itulah secarik tulisan Cerita Cinta-Kisah Mantan Putih Abu yang menginspirasi kita, dimana CINTA itu tidak bersyarat dan janji saja, namun butuh pengorbanan dan ikhlas dalam menjalainya..waahh sotoy saya..haha. Buat sobat semua juga bisa mengirimkan tulisan cerita-ceritanya, entah itu cerita sedih, cerita cinta..dll, sobat juga bisa kirim curhatan-curhatan sobat dalam bentuk puisi di kolom foan yang sudah saya sediakan di sini. Di tunggu lho..hehe..Thanks

Manfaat Buah Naga Bagi Kesehatan

Manfaat Buah Naga Bagi Kesehatan-Siapa yang tak kenal dengan buah yang berbentuk unik dan rasa manis ini ya benar Buah Naga. Buah Naga berasal dari Negeri Paman Sam yaitu Amerika Serikat. Namun kini di Indonesia sudah banyak petani yang membudidayakanya, walaupun cukup sulit dalam penanamanya karena harus berada didataran rendah. Buah naga ini terbagi menjadi 2 yaitu buah Naga Merah dan Buah Naga Putih. Berikut manfaat Buah Naga Merah dan Putih :


Manfaat Buah Naga Putih

Buah naga putih mempunyai tampilan luar atau fisik yang sama seperti buah naga pada umumnya yaitu kulit yang berwarna merah cerah dan bersisik besar dengan ujungnya dipenuhi gradasi warna hijau, munculnya sebutan buah naga putih karena hal ini mengacuh pada warna daging buah yang berwarna putih, varietas ini adalah jenis asli buah naga yang ditemukan pada meksiko untuk pertama kalinya, buah naga dengan daging berwana putih ini terkenal akan rasanya lebih sama bila dibandingkan dengan jenis buah naga yang lain, sehingga muncullah indikasi awal akan tingginya kandungan vitamin C pada buah tersebut. Daging buah naga putih mengandung protein, serat, karbohidrat, zat besi, Vitamin B1, B2, Betakaroten, provitamin A, fosfor, kalium, niasin dan lain-lain, dari komposisi kandungan yang ada ini.

manfaat nuah naga putih antara lain
  • mengobati dan mencegah anemia
  • menurukan kadar gula darah dalam tubuh
  • memperbaiki penglihatan ketajaman mata
  • menjaga fleksibilitas pembuluh darah
  • menjadi sumber mineral untuk kebutuhan tubuh
  • menurunkan kolestrol
  • menghaluskan kulit
  • menghambat pertumbuhan kanker dan masih banyak lagi manfaat-manfaat yang ada dalam buah naga putih ini. 

Manfaat Buah Naga Merah

Jus Naga dan manfaat buah naga

Buah naga merah juga mempunyai tampilan luar atau fisik yang sama seperti buah naga pada umumnya, pembedanya hanya terketak pada warna daging buahnya yang memang merah, rasa dari buah ini berbeda dengan buah naga putih karena dominan rasa dari buah naga merah ini adalah manis, buah naga merah mengandung gula alami, serat alami, kalsium, lemak, betakaroten, protein, air, VItamin B1, B2, C, fosfor dan masih banyak lainnya, Pada umumnya buah naga merah digunakan untuk penghilang dahaga karena kandungan air yang dimiliki sangatlah tinggi, ketinggian air didalam buah ini bisa mencapai 90persen dari berat total buah, selain menghilangkan dahaga buag naga merah ini bisa digunakan untuk penunda lapar karena terdapat kandungan gula alami dalam buah naga merah ini.

10 Manfaat Buah Naga Merah Dan Putih Bagi Kesehatan : 

1. Mencegah Diabetes Melitus

Penyakit degenatif menjadi ketakutan tersendiri bagi seseorang yang setiap harinya mengkonsumsi makan yang tidak sehat untuk atau yang berlebih untuk tubuh, ataupun yang memiliki kehipuan dengan pola hidup yang tidak sehat, maka kemungkinan besar saat memasuki usia tua akan mengalami penyakit degeneratif yang saat ini jumlahnya semakin meningkat mengalahkan penyakit infeksi. karena ini sangatlah disarankan bagi anda yang memilika pola hidup sehat dan tidak sehat agar mengkonsumsi buah Naga karena didalamnya terdapat zat yang efektif untuk mengurangi kadar gula dalam darah. 

2. Merawat Jantung Agar tetap sehat
Berolahraga teratur memang penting, akan tetapi konsumsi makanan yang sehat juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan jantung dan agar manfaat dari olahraga tidak sia-sia, salah satu buah yang patut anda coba adalah buah naga karena buah naga memiliki Kandungan Vitamin C, B1, B2, dan B3 didalam buah yang dijuluki Dragon Fruit ini sangat baik untuk kesehatan jantung Anda. 

3. Menghambat Penuaan Dini
Buah naga merah mengandung anti oksidan yang dapat mengambat proses penuaan dini yang dapat dialami oleh semua orang yang setiap harinya terpapar oleh polusi udara. Kandungan yang terdapat dalam buah naga akan mengeluarkan racun dalam tubuh secara efektif, sama manfaat yang diberikan oleh buah apel.

4. Meningkatkan Kekebalan Tubuh 
Buah naga merah mengandung Vitamin C yang sangat tinggi, sehingga buah ini sangat baik dikonsumsi oleh Anak dalam masa pertumbuhan. Bagi Anda yang sering terkena flu khususnya disaat perubahan musim yang tidak menentu maka ada baiknya anda mencoba untuk mengkonsumsi buah naga secara teratur setiap harinya. 

5. Menurunkan Kadar Kolesterol
Buah naga merah mengandung Vitamin B2 dan B1 buah naga juga banyak menyimpan Vitamin B3 dan apabila dikonsumsi dengan secara teratur maka dapat menurunkan kolesterol dalam darah secara efektif. Apabila kadar kolesterol dalam darah menurun maka dengan kata lain resiko gangguan peredaran darah dan jantung akan menjadi sangat kecil. 

5. Memperkuat Tulang dan Gigi
Buah naga mengandungan fosfor dan kalsium yang sangat tinggi, apabila seseorang mengkonsumsi buah naga secara teratur maka tulang dan giginya akan jauh menjadi lebih baik ketimbang seseorang yang tidak pernah makan buah naga, dan bagi Anda yang kini memasuki usia paruh baya dianjurkan sebaiknya untuk mengkonsumsi buah naga karena dapat mencegah terjadinya osteoporosis.

7. Menjaga Kesehatan Mata
Untuk menjaga kesehatan mata agar tetap sehat tidak hanya membutuhkan Vitamin A, akan tetapi Karoten juga bermanfaat untuk kesehatan mata, didalam Buah Naga terdapat kandungan karoten yang sangat baik untuk mata bila dikonsumsi. 

8. Merawat Kesehatan Kulit
Bagi anda yang memiliki masalah kulit contohnya jerawat maka dengan adanya buah naga maka jerawat dapat dihilangkan, buah naga mengandungan Vitamin C yang menjadi salah satu cara untuk menghilangkan jerawat secara sehat. Caranya menggunakan buah naga untuk mengilangkan jerawat adalah kupas terlebih dahulu buah naganya, lalu masukkan buah naga yang telah dikupas kedalam blender lalu haluskan, dan masukkan buah naga halus kedalam gelas, ambil airnya dengan sendok usapkan pada wajah. Sisanya bisa diminum sebagai minuman penyegar, lakukanlah secara teratur sampai masalah jerawat Anda hilang, Selain itu buah naga juga dapat dipergunakan menjadi salah satu cara menghilangkan bekas jerawat yang mengganggu pada kulit wajah Anda. 

9. Mencegah Kanker
Buah Naga menggandungf Antioksidan yang selain berguna untuk menghambat penuaan dini juga berguna untuk mencegah tumbuhnya sel kanker dalam tubuh manusia, buah naga yang memiliki rasa hambar sedikit manis dengan biji kecil yang dapat dikonsumsi ini dapat dikonsumsi oleh segala tingkat usia. 

10. Meningkatkan Nafsu Makan
Buah naga mengandung vitamin B1 dan B2 yang dari dulu di yakini dan digunakan untuk meningkatkan nafsu makan pada masa penyembuhan dari penyakit, bagi anda yang mengalami penurunan nafsu makan cobalah untuk mengkosumsi buah naga.

Demikianlah artikel tentang Manfaat Buah Naga Bagi Kesehatan yang bisa saya berikan, semoga menambah pengetahuan dan referensi Anda dalam menjaga kesehatan dan semoga bermanfaat.

Cerita Motivasi-Bosan, Pemalas Dan Tuhan

Cerita Motivasi-Bosan, Pemalas Dan Tuhan-Kadang seseorang bisa menjadi begitu bosan dengan rutinitas harian mereka. Terkadang mereka bosan dengan pekerjaan yang dengannya mulut mereka tersuapi, kadang dengan pasangan yang telah memberi mereka anak. Dan beberapa orang aku ketahui mulai bosan dengan kehidupan, mereka bosan dengan Tuhan. Ada beberapa orang yang semakin hari semakin ramai di kalangan mereka. Mereka percaya bahwa alam mampu hadir tanpa peran Tuhan. Dan manusia mereka anggap berasal dari monyet.

Baiklah. Kita tidak akan membahas tentang mereka. Karena tugas kita adalah berbicara, mengajak dengan sebaik-baik bahasa dan perkataan. Masalah mereka menurut apa yang mereka pikirkan, atau apa yang kita pikirkan, itu adalah urusan Tuhan. Tugas kita bukan memaksa mereka, cuma Tuhan yang mampu memaksa. Tugas kita adalah cuma menyampaikan, apa yang semestinya tersampaikan.

Bosan, Pemalas Dan Tuhan

Dan aku bosan. Aku mulai bosan dengan rutinitasku yang cuma hampir 24 jam berada di kamar bahkan tidak menjejakkan kaki ke pintu terluar atau pagar dari areal rumah ini. Sungguh aku bosan untuk terus berada di kamar. Aku ingin pergi, sama seperti orang pada umumnya: menikmati udara dan sinar mentari.

Aku bosan dengan laptopku yang cuma 1 jam aku matikan di antara 24 jam perputaran waktu sehari-semalam. Aku bosan dia tetap hidup dan terus bercahaya. Aku ingin di padam, lantas semua lampu juga aku matikan. Aku ingin nyenyak tertidur tanpa harus bangun dengan perasaan pelik dan gundah.

Aku rindu, ketika orang-orang berbicara kepadaku tentang masalah mereka. Entah mengapa, aku suka mendengarkan keluhan orang-orang. Mungkin, Tuhan pun suka mendengarkan orang-orang yang mengeluh, mereka yang berdoa saban hari kepada Tuhan, meminta sedikit belas-kasih-Nya itu. Ya, aku rindu ketika beberapa orang menangis di depanku ketika mereka membicarakan apa yang hendak mereka katakan. Aku ingin mendengarkan mereka yang terpukul, terjajah, ternoda, dan tersiksa.

Apa menurutmu aku kejam? Bukankah sesungguhnya lebih baik ketika orang-orang seperti demikian itu diam. Artinya, masalah telah pergi dari kehidupan mereka. Dan aku meminta agar mereka kembali memiliki masalah agar mereka kembali kepadaku. Bercerita tentang kisah-kisah mereka yang pelik dan penuh penderitaan. Aku tak tahu.

Atau mungkin dugaku, mereka itu memiliki kadar bosan yang sama denganku. Bosan menceritakan masalah mereka kepada orang yang sama tanpa menemui solusi dari apa yang mereka keluhkan. Mereka lebih baik berbicara kepada orang-orang yang lain, yang mungkin akan memeluk mereka ketika mereka bercerita, bukan cuma seseorang yang diam, mendengarkan, lantas pergi tanpa pesan. Mereka telah menemukan tong sampah yang lebih baik dariku.

Kemarin aku merenung. Kenapa Tuhan melarang seseorang untuk mati?

Banyak orang yang takut mati di dunia ini. Mereka memiliki ketakutan-ketakutan yang kejam dalam benak mereka, tentang mati dengan cara yang menggenaskan. Tentang kematian yang membuat orang-orang yang mencintai mereka terluka. Tentang kematian yang membuat anak-anak kehilangan bapaknya, dan istri harus menjadi janda. Tentang kematian yang tidak ingin mereka jalani, mereka takut perempuan-perempuan atau lelaki-lelaki mereka akan menemukan pasangan yang baru. Atau takut dengan gelapnya tanah. Atau mungkin, mereka belum memperoleh apa yang ingin mereka capai. Kesenangan infinity. Kesenangan yang tidak habisnya.

Jika Tuhan tidak ada. Jika surga dan neraka hanya dongeng. Lantas, untuk apa kita hidup dan berkarya. Apakah kelak ketika nama kita dikenang di dunia akan bermanfaat bagi kita yang telah menjadi rangka, atau malah telah bersatu menjadi tanah baru bagi bumi ini. Dan jika memang demikian adanya, sungguh beruntung mereka yang memuja keheningan semesta. Mereka yang berjuang untuk tidak terlahirkan kembali. Karena Tuhan tidak ada, maka mereka telah menemukan oase mimpi mereka.Hidup adalah dongeng. Manusia adalah budak dari semua dongeng.

Manusia hidup dengan aturan yang mereka ciptakan untuk memperbudak mereka. Manusia hidup dari strata-strata yang mereka ciptakan sendiri untuk mengekang mereka. Manusia membuat tiran bagi diri mereka sendiri. Menjadi budak bagi apa yang mereka bangun sendiri. Terkutuk.

Bahkan hewan lebih tinggi derajatnya. Toh mereka cuma diperbudak oleh tuannya. Dan manusia yang merasa cerdas, mereka diperbudak oleh diri mereka sendiri. Bayangkan! Mereka memilih menjadi budak karena keinginan mereka sendiri. Karena keinginan mereka sendiri.

Aku pun budak. Aku adalah budak dari kebosanan. Rasa bosan berbentuk penjara yang aku ciptakan sendiri di dalam pikiranku. Rasa terkekang ketika tidak bertemu dengan orang-orang. Rasa takut ketika bertemu dengan manusia-manusia baru. Aku menciptakan diriku sendiri sebagai budak untuk diperbudak oleh dia yang aku ciptakan. Tolol bukan?

Sungguh tolol. Kita menciptakan sesuatu untuk menjadi tuan dan kita menjadi budak bagi apa yang kita ciptakan. Apa itu? Infinity. Tidak terbatas. Kita diperbudak oleh kehidupan kita, oleh sosial kita, oleh pandangan orang-orang, oleh iblis, oleh napsu, oleh kebebasan yang kita anggap kebenaran.

Lantas ketika orang menjadi baik, apakah itu salah? Pertanyaan tersebut yang salah. Menjadi baik tidaklah salah. Yang salah adalah apakah kita diperbudak oleh menjadi baik itu atau tidak. Ketika kita menjadi baik untuk dianggap baik, itulah yang salah. Ketika itu, kita telah menjadi budak wibawa.

Lantas ketika orang yang mencoba berontak dengan semua ini, mereka yang hidup hura-hura, apakah itu yang benar? Pertanyaan itu juga salah. Menjadi hura-hura sesungguhnya adalah menjadi budak. Kita terus mengejar kesenangan, kita menjadi budak oleh apa yang kita sebut kesenangan. Dan kita kemudian akan diperbudak oleh kesenangan. Tak ada beda dengan pertanyaan pertama.

Lantas bagaimana?

Jadilah bebas. Jadilah manusia. Mereka yang hidup untuk mencari kebahagian, mereka adalah budak. Karena kebahagiaan bukanlah untuk dicari, karena dia memang tidak pernah hilang. Cukup kita menyadari, bahwa kebahagian itu sejatinya ada di dalam diri kita sendiri. Di dalam hati.

Manusia sejati itu adalah representasi Tuhan. Citraan Tuhan. Manusia adalah nama keseratus Tuhan. Tuhan telah menciptakan 99 nama bagi diri-Nya sendiri, dan manusialah yang menjadi nama keseratus. Perwujudan Tuhan bagi kedamaian bumi ini.

Bosan, Pemalas Dan Tuhan

Saya memiliki perasaan iri, saya rasa ini sebuah iri yang diperbolehkan oleh setiap orang. Saya melihat, teman-teman saya sudah melesat dengan sangat jauh melampaui saya. Mereka telah memiliki karya, yang boleh jadi mampu mereka banggakan. Tulisan-tulisan mereka hadir dan muat di media-media, baik lokal maupun nasional.

Sedih? Ya. Tentu saja saya sedih, karena cuma saya yang setelah sekian lama berkecimpung di dunia kepenulisan yang tulisan saya tidak pernah hadir, pun sebiji di sana. Tidaklah sebuah tulisan berat, ataupun opini dengan penuh referensi, hanya sebuah cerita pendek namun tidak mampu saya karyakan.

Saya melihat ada sebuah kesalahan sistemik di dalam diri saya. Kesalahan yang terus membuat arah tanya menjadi kerucut: Kenapa saya tidak mampu, sedangkan mereka telah melampaui?

Alasan mengelak tentu mudah, bisa saja saya memberi alasan bahwa saya tidak memiliki kemampuan. Namun, alasan itu sangat miris, membuat hati setiap orang akan menangis. Karena, pada kenyataannya bahwa sesungguhnya alasan yang paling tepat untuk merefleksikan apa yang terjadi adalah: SAYA INI SEORANG PEMALAS.

Ya! Saya seorang pemalas. Saya membutuhkan passionate dalam menulis. Saya tidak bisa berada dalam kotak. Kotak-kotak tema yang sering manusia berikan dalam perlombaan-perlombaan. Saya tidak ingin langit yang mahaluas cuma disempitkan oleh kaki yang berpijak di bumi. Terlebih, saya teramat tidak mampu membuat sekalian berkhayal tentang sebuah cerita.

Buntu. Saya selalu buntu dalam merangkaikan kata. Saya buntu jika diminta harus membuat sebua note yang indah tentang bagaimana banyak manusia bersandiwara. Saya, maaf, teramat sangat harus mengakui: SAYA TIDAK BISA.

Semoga Cerita Motivasi-Bosan, Pemalas Dan Tuhan ini bisa membuat kita menjadi lebih baik dan menuntun diri menjadi pribadi-pribadi tangunh dan bertanggung jawab dengan apa yang sudah di perbuat. Semoga Bermanfaat.

Menikmati Secangkir Kopi Dan Sunrise Gunung Sindoro

Menikmati Secangkir Kopi Dan Sunrise Gunung Sindoro-Pada posting sebelumnya saya telah memposting sebuah catatan cerita dari 3 Diva sebutan untuk cewek-cewek tengil dari Bandung ini, Pendakian Gunung Merapi-Yogyakarta. Pada kesempatan kali ini saya akan bercerita pengalaman yang tak kalah menarik dari cerita perjalanan di Gunung.


Pagi itu cuaca sangat cerah Adzan subuh terdengar sayup-sayup dari Pos 3 Gunung Sindoro, Tim Pendaki Ecek-ecek "sebutan pada waktu mendaki"  memutuskan untuk istirahat sekaligus menikmati terbit dari tempat itu.

Semburat sinar mentari pagi mulai nampak diufuk timur. Semakin lama semakin terang. Persis di tengah-tengah antara Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Sementara diujung kanan, nampak Gunung Sumbing yang gagah. Sungguh pemandangan yang sangat indah dan mampu menghilangkan lelah para pendaki yang sudah menempuh 6 jam perjalanan.

Sembari menikmati pemandangan dan beristirahat, tim mulai berbagi tugas. Ada yang memasak dan ada pula yang memasak untuk persiapan pendakian kepuncak. Namun Tim memberikan kesempatan pada anggota yang mengalami kram pada kaki untuk beristirahat total.

Menikmati Secangkir Kopi Dan Sunrise Gunung Sindoro

Sekitar 15 menit kemudian, mie instant sudah siap santap. Sarapan pun dimulai Celotehan dan protes pun muncul. Ada yang berkomentar masakanya terlalu pedas, ada yang bilang terlalu manis. Meskipun masakan yang disiapkan tetap ludes.

Matahari semaki tinggi. Dua jam beristirahat dirasa sudah cukup mengembalikan kebugaran. Tim bersiap menuju puncak dan disempatkan berfoto bersama. "Ayo kita foto bersama disini mumpung udaranya cerah. Siapa tahu nanti ada yang tidak sanggup sampai puncak," usaul salah seorang dari teman. Dengan minta tolong pendaki dari jakarta, akhirnya tim bisa berfoto bersama.

Dengan sisa tenaga yang ada pukul 09.00 akhirnya Tim mencapai puncak dan mengucap syukur disini. Kabut pun mulai turun, tim memutuskan untuk turun agar tidak kehujanan di perjalanan. Pukul 18.30 Tim sampai di Yogyakarta

Pendakian yang mengambil rute Kledung ini memang menguras tenaga. Pasalnya tim ecek-ecek tidak sempat berisirahat sebelum mendaki. Berkumpul dan berangkat mendaki pukul 15.30 WIB dari Yogyakarta, rombongan baru sampai Parakan sekitar pukul 20.00. Setelah beristirahat dan packing serta makan malam di Parakan pukul 21.00 tim berangkat menuju base camp Kledung pukul 21.30 melapor dan mengisi buku tamu, kemudian selama 45 menit aklamatisasi pendakian.
Pendakian Gunung sindoro, Temamggung, Jawa Tengah pada sabtu-minggu (22-23 Desember 2012) ini sekaligus untuk meresmikan Hikking Adventure Club Ecek-ecek, sebuah Komunitas Pencinta Alam.

Pendakian Gunung Sindoro (3.136 mdpl) di ikuti 17 Anggota, yang kesemuanya adalah Mahasiswa dari berbagai Jurusan yang ada di Yogyakarta, masing-masing Joko, Andi, Firman, Lukman, Denny, Andi, Setyawan, Jhony, Imron, Santi, Zero, Candra, Donny, Gita, Rany, Virly dan Anisa.

Joko menuturkan, pendiri Komunitas Pencinta Alam ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kebersamaan dan kekompakan para Mahasiswa yang suka dan hobi akan olahra Alam. Selain itu juga untuk menjalin persahabatan di lingkungan pencinta alam.

Komunitas ini bukan untuk gagah-gagahan, tetapi menjadi wadah bagi mahasiswa yang gemar berpetualang sekaligus mencintai lingkungan "tutur Joko di puncak Gunung Sindoro.

Demikian catatan cerita tentang Menikmati Secangkir Kopi Dan Sunrise Gunung Sindoro yang bisa saya bagikan. Jika ada salah-salah kata mohon dimaafkan. Bagi sobat yang gemar menulis ceita ataupun puisi nya bisa dikirim dan di publikasikan di blog sederhana ini. Berbagi itu indah sobat. Terima kasih.

Pendakian Ke Gunung Merapi-Yogyakarta

Sekilas cerita dari para pendaki yang kalau dibuang sayang
31-03-09, 12.15 am – 03.00 pm, dari Sekretariat Janagiri – Pos Pendakian Selo

Pendakian Ke Gunung Merapi-Yogyakarta-Ini kisah pendakian 3 diva Lawalata-IPB, Salmul, Hilbul, Churtz, kami menamai diri kami bertiga, namun kami juga mempunyai tambahan personil yaitu satu orang perempuan manajer dan satu orang perempuan yang bertindak official, akhirnya kami menamai sebuah perusahaan impian kami yaitu The Divas Adventure Company. Kami sangat menantikan dapat melakukan pendakian gunung berlima, tetapi tidak pernah tercapai karena kami masih mempunyai kesibukan masing-masing dan waktu yang tidak tepat. Akhirnya kami hanya mendaki bertiga, ya, 3 diva karena kami selalu bertiga dan masuk ke dalam golongan manusia yang selalu befikir liar (melakukan hal-hal liar ke dalam alam liar serta tantangan-tantangan liar lainnya).
—————————————–
Pendakian Ke Gunung Merapi-YogyakartaAku akan melakukan penugasan dari kampus untuk Praktek Kerja Lapang Profesi (PKLP) di Taman Nasional Gunung Merapi selama 30 hari terhitung 28 Februari – 28 Maret 2009. Sebelum aku berangkat ke Jogjakarta, kami sempat mendiskusikan untuk melakukan penjelajahan ke satu (awalnya hanya satu tapi…) gunung di Jawa Tengah karena alasan waktu yang tidak bisa digunakan lama-lama untuk jalan-jalan _salmul sedang mengurusi penelitiannya dan hilbul tidak boleh izin lama dari kantornya (dia satu tingkat di atas aku dan Salmul)_, maka Gunung Slamet lah yang terpilih. Slamet terpilih karena merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah, “langsung saja si Embahnya Jawa Tengah kalau cuma satu gunung mah” kata-kata sepakat pun muncul.
Selepas praktek lapang ku selesai, aku menghubungi diva-diva yang sedang berada di Bogor untuk penetapan tanggal pendakian. Selama aku PKLP aku belum pernah mendaki sampai ke puncak G.Merapi, “rasanya gimanagitu kalau anak mapala pergi ke suatu tempat yang ada gunungnya tapi gak dinaikin, apalagi gw satu bulan praktek disana, ah gak cihuyy ni, apa kata emak gw,heheee…” ngedumel dalam hati. Aku mencoba untuk mengajak Salmul dan Hilbul untuk melakukan pendakian ke G.Merapi tetapi mereka tidak mau karena alasan klasik di atas (yang sudah disebutkan sebelumnya). Akhirnya aku akan mendaki G.Merapi dan G.Merbabu sendiri saja setelah dari G.Slamet dan meminta ditemani oleh beberapa orang mapala yang ada di Jogja.

Jogjakarta terletak ditengah-tengah dari lingkarang gunung-gunung berapi yang ada di Jawa Tengah salah satunya yang masih dan paling aktif di dunia yaitu G.Merapi dengan periodisitas letusan 3 – 7 tahun (Walhi Jogja). Gunung tersebut berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). Pada tahun 1998 G.Merapi masih dengan ketinggian 2968 m dpl namun menurut informasi yang didengar pada tahun 2009 G.Merapi mempunyai ketinggian 2911 m dpl.

Pendakian Ke Gunung Merapi-Yogyakarta


Pendakian Ke Gunung Merapi-Yogyakarta
30 Maret 2009 pukul 02.00 siang, di ruang tamu rumah Benben (mahasiswa UII tingkat I Jurusan Mesin), memang kaki-kaki kami sudah lelah setelah melakukan pendakian dari G.Slamet tetapi setelah aku iming-imingi dengan “kita akan jadi yang pertama div naik Merapi, masa’ kalian gak ingin sih? Tanggung loh.. cuma satu hari saja kok, kita naiknya ngebut, gak usah pake flying camp, pergi malam, naik pagi turun sore, gimana?, masa’ gw cuma naik sendirian, kita kesini kan untuk naik gunung bareng, ih sumpah nanggung banget deh”, akhirnya Hilbul mulai merayu Salmul karena mereka akan pulang ke Bogor berdua “gimana div lu mau ikutan juga gak? Iya sihnanggung juga tau, kita udah di Jogja loh, nemenin si Izah tuh kasihan sendirian,heheheee….”. Aku “div coba lu hubungi bang Greg dia mau mau gak ikut nganter kita? Masa’ cuma Pace doank, kasihan, apalagi pasiennya kita bertiga gini, bisa-bisa stress dia,heheheheee…”.
Izin sudah aku lakukan via sms kepada staf Balai TNGM yang bertugas menjaga Pos Pendakian Selo, dan sebelumnya juga aku sudah meminta izin kepada staf kantor Balai TNGM kalau aku dan teman-teman akan melakukan pendakian ke G.Merapi.

31 Maret 2009 pukul 08.00 malam, kami bergegas dari Jakal (Jalan Kaliurang Km. 11,9) menuju Sekretariat Mapalista tempat kediaman abangnya Hilbul, Bang Gragas (kami memanggilnya Bang Greg), waktu memasuki gerbang kampus Bang Greg ternyata sudah nangkring Katana mungil berwana Silver dengan plat G. Bibir ku mengembang menjadi senyuman. Kami ke Mapalista untuk menjemput Bang Greg dan Bawor. Aku duduk disebelah laki-laki yang memakai kaos berwarna putih, dia Sekjen Sekber DIY, Dhangku Putra, dia tidak suka naik gunung.
“ikut ke Merapi yuk?” ajak aku,
“gak ah, gak suka naik gunung belum dapet feelnya” Dhangku,
“emang habis ini mau kemana?” Dhangku,
“aku habis ini mau ke Sekretariat Janagiri, mau jemput temennya Pace” aku,
“ya udah, nanti aku kesana” Dhangku,
“okeh, aku berangkat duluan ya” aku.
Pukul 11.00 malam, kami tiba di Sekretariat janagiri. Salmul tidak ikut masuk, dia tidur di dalam mobil. Selang 10 menit Katana silver itu muncul kembali,
“kamu ikut?” aku,
“iya aku sama Kohyen ikut nganter sampai pos aja” Dhangku.
Genjrang-genjreng anak-anak yang sedang nongkrong di depat sekretariat Janagiri, Universitas Janabadra Jogjakarta, ada yang sibuk bernyanyi dan berbincang, Pace dan temannya yang bernama Kutilang sibuk mencari dan mengepak barang-barang yang menjadi keperluan kami selama dilapang _walaupun kami tidak akan flying camp kami tetap membawa peralatan lapang sesuai dengan SOPnya atau Standard Operating Procedur_, aku dan Hilbul sibuk berkaca, menonton TV baru kemudian kami gabung ke depan sekret bernyanyi dan berbincang. Waktu tidak satu detik pun berhenti, waktu menunjukkan bahwa sudah pukul 12.15 malam, maka kami pun bergegas memasukkan barang-barang ke dalam mobil. Mobil yang kami pakai jadi bertambah, di Xenia diisi oleh Pace, Kutilang, Bang Greg, Hilbul, dan Salmul, sedangkan hanya aku dan guling (milik Pace yang selalu aku bawa selama aku di Jogja) yang disuruh pindah ke Katana Silver tersebut untuk gabung bersama Dhangku dan Kohyen.

Pendakian Ke Gunung Merapi-Yogyakarta


 02.45 malam kami tiba di Pos Pendakian G.Merapi yaitu di daerah Selo, Kabupaten Boyolali, Propinsi Jawa Tengah. Angin kencang dan suhu lumayan dingin membuat rambut di permukaan kulit kami berdiri. Kami merapikan packing-an, kemudian berdoa agar diberikan keselamatan selama melakukan pendakian dan kembali selamat dengan jumlah anggota naik-turun sama,amin.., itulah doa yang aku tuturkan sebelum kami melakukan pendakian. Tiba-tiba Dhangku berlari ke mobilnya dan mengambil satu plastik kecil,
“ini untuk kamu” Dhangku,
“apa ini? Wow susu, milo, sari roti sobekan rasa stawberi” aku,
“hati-hati ya” Dhangku,
“iya, makasih ya daahh…” aku.


Pukul 03.15 malam menjelang subuh kami mulai berjalan dengan beberapa senter. Kutilang mempunyai mata dan ketepatan kaki yang bagus untuk perjalanan malam, dia tidak menggunakan senter. Bang Greg menjadi pahlawan kami hari itu, dia yang membawa semangka berukuran agak besar dari lingkaran bola pada sepak bola, “wah Bang Greg lu TOP BGT dah!! You are our hero,hehehheee…”, “iya kalo sambil bawa semangka,hahahhaaa…”. Seperti biasa, kami selalu berceloteh dimana pun dan kapan pun dan dalam waktu apa pun disetiap melakukan penjelajahan, kalau kami diam itu tandanya kami lagi sakit atau marah atau malah kemasukan setan diam J, malah bukan 3 diva namanya kalau naik gunung tidak ngoceh (=berbicara terus-menerus). “Bintang jatuh!!” teriakku _mitosnya: kalau melihat bintang jatuh, permintaan akan jadi kenyataan_ “betul gak ya? Coba aja deh, semoga bisa bareng sama Dhangku” make a wish. Kanan-kiri kami masih belum teraba vegetasi apa yang tumbuh pada ketinggian sekitar 500 – 700 m dpl, yang pasti jalan tersebut selalu menanjak dan terlihat akar-akar pohon.



Shalat subuh kami lakukan pada pukul 05.20 pagi ketika sinar matahari sudah mulai menyinari kami, kami baru tersadar kalau ternyata sudah pagi, hal tersebut karena kami kebanyakan bercerita, bercanda, dan bergurau. Setelah shalat beberapa dari kami ada yang melakukan ritual di pagi hari yaitu membuat titik koordinat alias gali tanah untuk puph alias buang air besar dan kecil. Tak lupa untuk berpose pada setiap perhentian kami, hal tersebut membutuhkan waktu 45 menit pad perhentian pertama.



Perjalanan dilanjutkan, Bang Greg mulai mengeluarkan kacamata andalannya, Pace seorang pendiam yang hanya diam melihat kami kemudian tertawa (gila donk,hehehe..peace Pace J), Kutilang mulai berceloteh bersama Salmul, Hilbul sibuk mengurusi nafasnya yang sudah mulai agak berhenti dikerongkongan, dan aku siap-siap memencet tombol jepret kalau-kalau ada muka-muka yang menarik untuk di foto atau pemandangan lain yang menarik yang dapat di foto. Vegetasi yang tumbuh di ketinggian 700 - 800 m dpl masih belum cukup beragam salah satunya yaitu pohon Kaliandra (Caliandra sp.), tetapi pada ketinggian 800 – sekitar 1.500 m dpl tumbuhan sudah mulai beragam, sudah mulai terlihat jenis vegetasi yang hidup pada habitat pegunungan bawah sampai pegunungan tengah yaitu jenis Cantigi dan jenis vegetasi dengan daun berwarna hijau beukuran kecil seperti uang logam Indonesia berhias bunga dengan warna-warna cerah seperti kuning dan orange.






 Sampailah aku dan Kutilang di pelataran pasir yang cukup luas, yang cocok untuk istirahat dan tidur-tiduran, dan tentunya berfoto-foto J, pukul 07.26 pagi. Ada seorang pria memakai baju hitam, bagian muka sampai dada ditutupi kain pantai tergeletak di atas matras berwarna merah, itulah Pace seorang pendiam yang juga diam-diam jalannya sangat cepat, maklum saja dia bersuku di tanah Papua, Kabupaten Fak-fak, dan sudah sering melakukan perjalanan yang lebih dhasyat dari kami. Kemudian disusul kedatangan Salmul, Hilbul dan Bang Greg secara berbarengan. Kami melakukan istirahat kedua, makan roti, ambil nafas, dan ganti kostum untuk sesi foto-foto. Tinggi tumbuhan sudah mulai berkurang karena menurut teorinya yaitu semakin tinggi suatu tempat semakin pendek ketinggian suatu tumbuhan dengan banyak cabang. Begitulah karakteristik jenis tumbuhan Cantigi yang hidup pada ketinggian lebih dari 1.500 m dpl, berdaun hijau, kecil, dengan daun muda berwarna merah dan buah berwarna biru tua menuju keunguan. Perjalanan menuju pelataran pasir tersebut sungguh dramatis, kami dapat melihat di belakang kami lekukan G.Merbabu dengan sangat jelas dan terlihat dekat. Samping kanan kami dapat melihat G.Sindoro dan G.Sumbing. Tanjakan demi tanjakan sangat terlihat jelas, karena hanya ada satu jalur/trek/jalan untuk menuju ke puncak G.Merapi dengan pemandangan kanan dan kiri adalah jurang.









Pukul 08.15 pagi, perjalanan dilanjutkan kembali menuju shelter yang dinamai dengan Pasar Bubrah, lembahan dari Pegunungan Merapi dengan hamparan pasir bercampur bebatuan berukuran kecil sampai besar, vegetasi yang tumbuh didaerah tersebut hanya beberapa tumbuhan bawah seperti ilalang dan beberapa perdu Cantigi. Trek menuju Pasar Bubrah sama terjalnya dengan trek dari ketinggian 800 m dpl sampai pelataran pasir, namun masih tetap ada perbedaan yaitu kondisi trek yaitu lebih berpasir dengan vegetasi perdu Cantigi.




Pukul 09.07 pagi kami hampir tiba di Pasar Bubrah tetapi kami sempat berhenti untuk melihat makam yang berjajar di atas punggungan, dan tentu saja kami tidak melewatkan pose kami untuk berfoto-foto J. Pukul 09.15 pagi kami benar-benar tiba di Pasar Bubrah, yang pertama kami lakukan adalah menaruh tas di pojokan bau besar, bongkar packing-an, mengeluarkan peralatan masak dan bahan yang akan di masak, kemudian berfoto-foto. Kaum perempuan sibuk berpose dan kaum laki-laki sibuk memasak makanan untuk makan siang. Kami tidak diperkenankan masak karena “duh kalian ini gak ada yang beres kalo masak, sini kami saja yang buatkan makanan, sana kalian naik ke puncak saja” kata kaum laki-laki. Alhasil kami hanya menonton mereka, berpose, dan kami pun sempat tertidur.










Pukul 11.45 siang kami mulai melakukan pendakian menuju puncak, dengan posisi semua daypack sudah selesai di packing dan disejajarkan. Tentu saja dengan perut kami yang sudah kenyang setelah melahap semua makanan yang sudah disajikan dengan pencuci mulut buah semangka bawaan si abang J. Kami berjalan sendiri-sendiri, Pace paling depan sebagai penunjuk jalan, kemudian disusul Kutilang dibelakangnya, kemudian Salmul, aku, Hilbul dan Bang Greg selalu berdua. Salah sekali Pace kami taruh paling depan, hilang sudah dia dari jangkauan daya lihat mata kami. Perjalanannya sangat terjal, tidak ada trek normal, semua harus dilewati dengan memanjat dan merangkak-rangkak. “oh Tuhan, apa yang terjadi? Bukankah selama ini orang-orang yang mendaki menuju puncak G.Merapi tidak mengatakan sampai harus memanjat bebatuan yang besar-besar dan tajam? Mengapa jalan kami selalu harus memanjat?” dalam hati kami bertanya-tanya.




Berkali-kali kami memanggil-manggil Pace dan Kutilang tetapi tidak ada jawaban. Kami bertiga hanya dapat menatap satu sama lain. Akhirnya kami dapat mengejar ketertinggalan kami dengan Kutilang, tetapi dengan Pace kami tidak dengar suara apapun darinya. Kami pun mulai berhenti bercanda dan berceloteh. Pukul 12.18 siang kami masih belum sampai ke Puncak Garuda.
“mana puncaknya? Apa kita nyasar ya?, ah masa’ sih?, terus Pace dimana?” tanya kami ke Kutilang,
“aku gak tau, aku juga lupa jalannya” Kutilang,
“Pace!!”, “Pace!!”, “Pace dimana sih?” teriak kami,
“udah div disini aja deh puncaknya, gak ada yang tau ini kalo ini puncaknya” rayu Salmul ke aku,
“kagak div! Apa-apaan sih lu! Bentar lagi kok” aku,
“ya udah fotoin gw disini dulu aja div” pinta Salmul,
“ya udah div, kita sambil tunggu Hilbul aja” aku.

Pukul 12.59 siang cuaca berubah sangat cepat bentar panas, bentar kabut, bentar lagi kembali menjadi panas, kemudian menjadi mendung, awan mengandung air menjadikan ia menjadi warna kelabu, titik-titik air hujan mulai turun membasahi bebatuan, kabut mulai turun perlahan, udara menjadi lebih dingin. Kami pun meneduh dibelakang batu setinggi kami duduk. Tidak ada lagi vegetasi yang hidup atas di ketinggian 2.900 m dpl.
Puncak Garuda, itulah yang kami lihat pada pukul 13.05 siang. Alhamdulillah puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan yang menciptakan alam semesta beserta segala isinya yang selalu membuat takjub umat manusia. Tak salah dia dinamakan Puncak Garuda, bentuknya sangat bagus untuk sebuah batu yang menempel dengan batu lainnya, seperti sebuah mahkota jika dilihat dari sisi samping.




Sosok hitam dengan kain pantai menyelimuti bagian lehernya, itulah Pace yang sudah sampai jauh lebih dulu sebelum kami, dengan nyegir kuda dia menyambut kedatangan kami (kalian tahu nyegir kuda? Silahkan dibayangkan J,heheheee…). bang Greg langsung ambil tempat untuk istirahat dan kami pun ‘tadaaa!!!!’ ‘action!!!’ menyiapkan segala peralatan foto dan memikirkan untuk bergaya.



“aku akan melakukan gerakan salto di setiap puncak yang aku datangi dan tak lupa sujud syukur ku pada Mu” keinginan dalam hatiku. Jeprat…jepret…cling.. kamera digital mulai diaktifkan kembali dengan gaya-gaya foto andalan kami masing-masing, style is number one. Pose demi pose kami lakukan, dari mulai cuaca serah sampai tertutup kabut, tidak menyurutkan semangat kami untuk berfoto ria. Lelah dan tangis terbayarkan setelah tujuan tercapai.


Pukul 13.35 siang kami pun akhirnya keabisan gaya dan batre kamera sudah hampir habis serta memori kamera pun sudah tidak cukup lagi untuk merekam kemenangan kami di Sang Puncak Garuda.










Pukul 13.35 siang kami pun akhirnya keabisan gaya dan batre kamera sudah hampir habis serta memori kamera pun sudah tidak cukup lagi untuk merekam kemenangan kami di Sang Puncak Garuda.



Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kegiatan Pendakian Ke Gunung Merapi-Yogyakarta ini. Cheers up!!