Ceritaku-Selamat Jalan Nenek

Selamat Jalan Nenek-Mungkin saat ini kita bersamanya, bercanda, tertawa, tersenyum bersama, atau mungkin saat ini kita membentaknya, mencaci maki dirinya, mungkin juga saat ini kita mampu memeluknya, mampu meraba tubuhnya yang halus dan lembut, mungkin saat ini kita masih bisa melihat senyuman darinya, sinar binar dari matanya, Tapi apakah kita tau besok atau 1 jam lagi kita bisa melihat semua itu, merasakan semua itu, menyapanya dengan lembut, membelainya penuh kasih sayang. Dulu ,ya dulu aku sering mengatakan nenek itu cerewet,beliau selalu melontarkan pertanyaan yang membuat aku risih.

“ida udah makan belum??????
“ida ayo mandi dulu????
“ida tolong pijitin nenek????
“ida belajar dulu ??
“ida ayo tidur ???
“ida janagn nonton tv terus????
“ida mau kemana???? Pulang sama siapa???pulang jam berapa???
Nenekku memanggil diriku dengan nama farida.

Dulu pertayaan itu perintih itu sering tidak aku pedulikan, suara itu selalu membuatku risih, sangat risih bahkan ???? “bawel...........bawel........bawel.......”mungkin pada waktu itu, itu adlah kata-kata yang sangat tepat. Namun sekarang aku menyesal, kata-kata itu yang sangat aku rindukan, telinga ini sudah terlalu rindu tak ada lagi yang memanggil-memanggil aku, semua itu telah hilang kini tinggallah kehampaan, sunyi, senyap, sepi. Ah Tuhan aku rindu masa-masa itu. 3x lebaran ini aku sudah tidak bisa melihat semua itu, meraskan semua,dulu sepulang sholat ied aku selalu mencium tangannya dan berkata . “nenek maafkan aku???”

Kini aku hanya bisa melihat sebuah gundukan tanah,sepasang batu nisan,sebuah taburan bunga,mungkin sekrang ini hanya daun-daun yang kering,dan tanah yang mengering.
                                   
Ingatan terakhirku,pada waktu itu aku sedang sekolah,tiba-tiba seorang guru memanggilku,cemas,takut,ia itu yang aku rasakan benar sebuah berita buruk datang,sesampainya dirumah beliau sudah tertutup sebuah kain,dan sebuah lilin kecil menyala disampingnya, apa yang aku lakukan aku hanya menangis ...menangis tanpa henti . tapi kini aku iklas dengan semua itu, aku sadar kematian itu selalu datang dan yang hidup pasti akan mati.


Inilah kisahku, dimana akau merasakan kehilangan nenek yang sangat aku sayangi, begitu pun yang terjadi dengan k’bisma saat ini, aku berharap nenek aku dan nenek k’bisma, dan orang-orang yang kita sayangi yang telah pergi meninggalkan kita, semoga mereka bahagia semoga mereka tenang disana, dan sebuah surga telah menjadi tempat tinggal mereka.
    
Jika aku mampu mengulang waktu,aku akan bahagiakan dirinya, jika waktu berputar kembali,aku takkan akan membantah perintahnya, jika waktu terulang kembali aku takkan pernah menyakitinya, aku akan selalu bersama, aku akan berikan senyum untuknya, aku takkan pernah biarkan sebutir air mata jatuh dari kelopak matanya dan jika Tuhan memberiku 2 pilihan aku yang akan mati atau nenekku, aku akan memilih AKU YANG AKAN MATI, namun itu semua jika, dan kenyataan yang ada sekarang aku telah kehilangan dirinya, dan waktu takkan pernah berputar kembali.

Kini kau telah pergi,dan taakkan pernah kembali,tinggalkan aku sendiri, didalam kesunyian ini, entah kapan ataupun nanti, aku harap kita bisa berjumpa kembalii.
                   
Selamat jalan nenekku ,selamat jalan nenek k’bisma
INI KISAH NYATAKU BUAT K’BISMA DAN SEMUA SAHABATKU DIPCCN INI, WALAU PUN MEREKA TELAH PERGI DAN MATI, NAMUN  MEREKA SELALU HIDUP DIHATI KITA.
Semoga semuanya mampu menangkap pesan yang ada disalam cerita ini. maaf ya kalau gak nyambung atau pun kekurang yang lainnya.

Oleh Farida

Catatan 2 Sisi Kesendirian

Catatan 2 Sisi Kesendirian-Guratan demi guratan, sedikit demi sedikit akan aku ulang kembali perjalanan panjang yang sudah lama aku nanti.  Kegagalan di masa lalu sudah aku lupakan dan kini aku punya kehidupan di masa yang akan datang dan akan aku ulang kembali menjadi keajaiban.

Tentang aku dan kehidupan
Bergerak, berjalan, berlari dari kehidupan ke kehidupan
Melihat, mendengar, merasakan perjalanan
Merindu, terdiam, dan berbicara dalam pikiran

Kehidupan adalah kehidupan
Kita mencari di tengah keramaian
Kita bersembunyi di sudut kegelapan
Air sungai mengalir melawati terang menuju kehampaan

Dan biarkan aku sejenak dengan kesendirian
Yang berbicara adalah hati dan pikiran
Yang merasa adalah jiwa yang tenang
Membiarkan semua ini berbisik, melantunkan

Kesendirian itu sepi
Menjadikannya dingin dan berkedinginan
Sesepi belantara hutan diantara pepohonan
Sedingin embun yang menetes di dedaunan

Dan biarkan aku sejenak dengan kesendirian ini
Tak ada siapa-siapa tak berarti tak ada kehidupan
Tak ada yang memegang tanganku
Dan aku hidup dalam kebebasanku

Setiap orang, mungkin pernah merasakan yang namanya kesendirian. Kesendirian ini adalah ketika kita merasakan bahwa tak ada yang menemani, entah dalam ruang kosong, bahkan pada keramaian sekalipun. Kesendirian ini, terkadang menyakitkan, atau bahkan membahagiakan.

Catatan 2 Sisi Kesendirian

Dalam kesendirian, kita dapat menemukan cerminan diri kita sendiri. Menemukan siapa kita sebenarnya, dan menjadi apa diri kita sebenarnya. Kita juga menemukan, tentang cap atau label dari orang lain yang sesuai dengan kita, maupun yang tidak sesuai dengan kita sendiri.

‘Saya seorang guru’, ‘saya seorang Sarjana’, ‘saya pelajar’ dll, menjadi tidak bermakna dan tidak berguna ketika berada dalam kesendirian. Status akademik maupun jabatan tidak berpengaruh, melainkan status diri kita sendiri. Sifat kita yang asli bagaimana, dan seperti apa.

Dalam kesendirian, pikiran-pikiran yang terpendam, justru dapat keluar dan teringat kembali seutuhnya. Keinginan-keinginan yang pernah ada, kembali muncul. Khususnya keinginan maupun pikiran yang baik. Ada kebahagiaan tersendiri, ketika kita ber-imajinasi tentang apa yang kita inginkan.

Kadang kita sendiri butuh waktu untuk menyelami dari suatu kesalahan yang ada, memikirkan langkah berikutnya setelah kita terjatuh. Kadang semuanya butuh proses yang sama sekali tidak gampang. Menyadari dan mengakui sebuah kesalahan dapat terjadi pun butuh sebuah keberanian. Sama sekali bukan hal yang mudah. Terutama jika kita mempunyai sikap yang arogan dan egoistik.


Kadang kita juga butuh waktu untuk memahami kehidupan yang sedang kita jalani. Hidup adalah pilihan. Pilihan yang harus diambil, adalah konsekuensi kita sendiri. Entah itu baik, atau buruk. Satu pilihan, bahkan bisa mengubah orang dalam waktu bertahun-tahun.

Hidup adalah cobaan. Tuhan menciptakan makhluk-Nya untuk hidup di dunia ini, tidak lain dan tidak bukan untuk diberi cobaan. Musibah atau rasa bahagia, itu merupakan cobaan. Dalam kesendirian, kita dapat memahami maksud dan arti dari cobaan yang diberikan kepada kita. Karena hidup harus dijalani dengan hati yang terbuka, dan menerima.

Kesendirian dapat mendekatkan diri kita dengan Tuhan yang menciptakan kita. Kita kadang suka melupakan Tuhan pada setiap hal. Di dalam kesendirian inilah, waktu yang tepat untuk mempererat hubungan kita sekaligus meminta kepada Tuhan.

Kadangkala, kesendirian ini menimbulkan rasa sakit. Ya, itu benar. Bagaimana rasanya, di tengah kerumunan, justru kita merasa sendiri karena merasa ditolak oleh lingkungan sekitar? Atau bagaimana rasanya ketika tidak ada teman yang menolong padahal saat kita bahagia, kita tolong?

Disinilah, kita merasakan kesendirian sebagai sebuah penyiksaan yang menyakitkan, namun membuat candu. Dalam kesendirian, muncul sakit hati. Memikirkan hal-hal yang buruk menimpa kita. Merasa dijauhi dan sebagainya.

Terkadang kesendirian melahirkan sebuah kebahagian. Kebahagian yang tak dimilki oleh mereka. Karena kita terbiasa bermain dan bercengkrama dengan kesendirian. Yang akan menghapus pelangi kesedihan…yang akan lahir nanti. 

Tapi inilah hidup. Kita butuh kesendirian. Kesendirian, dapat membahagiakan, maupun menyakitkan. Karena sesuatu di dunia ini, mempunyai 2 sisi. Maka, nikmatilah. 

Celotehku Hari Ini Part 2

Celotehku Hari Ini Part 2-Seperti biasanya, ketika mentari mulai merapat dari dasar laut menuju permukaan menepi untuk membubung ke langit. Saat semburat jingga memancar menyampaikan “SELAMAT PAGI”, saat itulah harapan, mimpi, dan do’a-do’a kembali terucap baru lagi. Harapan baru, mimpi baru, dan do’a-do’a baru.

Pagi ini, aku memulai pagi yang sedikit berbeda dari pagi-pagi 260 hari yang lalu, yang biasanya menyapa pagi dengan membuka dua jendela kecil yang bertengger di kerangka kusen kamar kostan, menyapa pagi dengan berjalan sedikit berlari kecil menaiki tangga kostan menjemur pakaian, menyapa pagi yang kemudian hanya dilanjutkan dengan setia menghuni kamar kostan sampai pakaian menjadi kering oleh teriknya matahari.

Celotehku Hari Ini Part 2

Pagi ini, aku memulai pagi yang sedikit berbeda dari pagi-pagi 260 hari yang lalu, tidak menyapanya dengan bunyi ‘krek” daun jendela yang sedikit berderit ketika dibuka, tidak menyapanya dengan kesetiaan menghuni kamar kostan sampai lambung mengirim sinyal-sinyal untuk dibasakan, namun hanya menyapa pagi dengan berjalan sedikit berlari menuruni tangga kostan mengambil air hangat untuk minum.

Pagi ini, aku memulai pagi yang sedikit berbeda dari pagi-pagi 260 hari yang lalu, pagi ini setelah menyapa pagi dengan berjalan sedikit berlari menuruni tangga kostan mengambil air hangat untuk minum, meneguknya dua tiga teguk, kemudian aku yang sudah berkemas-kemas sebelum shubuh tadi mulai menyandang tas dan berdandan ala anak kuliahan.

Celotehku Hari Ini Part 2

Semua tampak berbeda dan sangat berbeda, kata aku pulang tidak lagi seperti dulu, dulu yang selalu ada seseorang yang setia menunggu ketika sore datang. Memberi senyum, memperlakukanku bak sang raja. Ya itu 260 hari yang lalu. Sungguh aku merindukanya, namun kebaikan mu sudah tidak lagi aku jumpai, tak lagi aku rasa dan kunikmati. Terlintas kebaikan bidadari yang tak bisa aku balas dengan apa-apa.

Sudah aku tidak akan membahasnya lagi, aku akan membahas tentang hari ini, hari dimana aku mengerti akan kebaikan. Celotehku Hari ini masih tentang kehidupan, kehidupan dan kebaikan.

Dalam kehidupan, sebisa mungkin berbuat baik pada orang lain, mencari kesempatan membantu orang lain. Berikan kebaikan pada orang pandai maka orang pandai akan memberi keberuntungan, berikan kebaikan pada orang kecil maka orang kecil akan mengeluarkan tenaganya untuk membantu. Orang yang sering membantu orang lain dalam menghadapi kesulitan, bisa dengan mudah mendapat bantuan dari orang lain. Jangan sekali-kali melukai perasaan orang sebab seumpama belati mengiris tubuh, lukanya akan sembuh tapi bekas irisan belati itu akan tetap terlihat sampai kapanpun". 

Seperti itulah nasehat orang tua saya pada saya, dan saya rasa setiap orang tua mengajarkan hal itu pada setiap anak-anaknya meski dengan bahasa yang berbeda.

Saya terkadang merenung terhadap beberapa kejadian-kejadian di lingkungan saya, lantas timbul sebuah pertanyaan.... Apa yang salah  ??

Hidup itu memang tidak mudah, perlu perjuangan, kerja keras dan mental baja....saat kita bertemu dengan orang yang mempunyai perasaan dan hati nurani, betapa bahagianya, tetapi saat kita bertemu dengan orang yang tidak mempunyai perasaan dan hati nurani maka saat itu kita sedang belajar tentang sebuah arti ketulusan, keikhlasan dan belajar tentang ketangguhan hidup.

Tapi perlu diingat bahwa setiap manusia punya keterbatasan dan punya air mata. Terkadang kita memandang kehidupan seseorang dari kulit luar seseorang saja, atau kita hanya mendapat informasi dari beberapa orang lantas kita mengambil sebuah kesimpulan membencinya, cobalah masuk kedalam diri orang tersebut, hapus rasa EGO, perlakukan ia sebagai anak, teman atau sahabat, niscaya akan kita temukan sesuatu yang sangat berarti...Perlakukan setiap manusia layaknya sebagai manusia, hargai dia, bantu dia, jangan celakai dia, jangan semena-mena, sebab jika dikembalikan pada diri kita, bukankah itu sangat menyakitkan ? berbuat baiklah pada sesama niscaya orang itu akan mengingat kebaikan kita sampai kapanpun, sebaliknya,  sampai kapan pun orang akan mengingat setiap keburukan sifat kita.

Orang baik senantiasa mendapat do'a agar selalu berada dalam Ridho-NYA, bahkan sering kita mendengar ada orang yang mengorbankan Nyawanya hanya untuk menolong seorang yang baik.

Setidaknya Tuhan melihat dan mencatat setiap do'a dari orang atas kebaikan yang kita perbuat, pun sebaliknya, Tuhan akan memberikan balasan atas segala keburukan yang kita perbuat, terlebih do'a dari orang-orang yang terianiaya.

Setiap manusia  memiliki porsi problematika hidup, kesedihan, kegundahan, kesakitan, kesempitan, dan juga kebahagiaannya masing-masing.

Mencari solusi dalam problematika hidup mungkin tak ubahnya dengan upaya mengeluarkan sesuatu yang kita inginkan dari dalam lubang yang dalam dan gelap. Butuh cara bijaksana agar yang kita inginkan bisa kita dapatkan dengan mudah.

Sayangnya, tak semua kita mampu bijaksana menyikapi lubang problematika hidup tersebut. Tak banyak yang memahami bahwa mencari solusi dari masalah tidak melulu dengan upaya ingin mendapatkan sesuatu. Tapi justru dengan semangat memberi. Dari memberi itulah, ia mendapatkan sesuatu yang diinginkan.

Kita Selalu punya pilihan tiap hari. Tinggal kita memilih, memulai niat baik yang kemarin, ataukah menunggu dan mendapatkan rasa penyesalan besok. Kumpulkanlah kesalahan saat ini, karena kelak kumpulan kesalahan yang bernama pengalaman itu akan membawamu kepada puncak ke suksesan dan yang terpenting perlakukanlah setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat yang tulus, meski mereka berlaku buruk padamu. lngatlah bahwa penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka, tapi karena siapakah dirimu. Seperti itulah celotehku hari ini jika aku rasa dan aku pahami Tuhan sebenarnya tengah bermain catur dengan kehidupan kita. Dia menggerakkan bidak-bidaknya bernama tantangan, cobaan dan godaan, kemudian duduk kembali melihat reaksi kita. Jadi buatlah langkah terbaik sebelum Tuhan memberi kita Skak Mat.

Celoteh Ku Hari Ini Part 1

Celoteh Ku Hari Ini Part 1-Entahlah apa yang mau kutulis. Sebuah kisah atau sebuah cerita atau apalah. ini cuma gusaran hati yang selalu ingin kuledakkan di kepalaku. ketidak jelasan dalam diri dan ketidak pahaman akan diri. kehidupan ? mudah mungkin, sulit mungkin dan ya mungkin itu yang aku maksud. ini cerita soal kehidupan atau mungkin bisa kusebut sebagai dongeng kekanak-kanakan. Aku gak tau apa yang ingin aku ceritakan atau apa yang ingin kutuliskan. Aku hanya menempelkan ke 10 jari ku pada keyboard Laptop ini, berharap ada inspirasi yang keluar dari tulisan ini. Ya mungkin orang lain yang membacanya akan merasa bosan dengan tulisanku ini, tapi aku terus mencoba untuk mengetikkan tombol-tombol keyboadr apapun yang kutulis ku berusaha menuliskan apa yang ada didalam kepalaku ini.

Celoteh Ku Hari Ini Part One

A,,OOOO,,,SSEDTTDGHJCG, kau ini sedang menulis apa sich, GAJEBOOO banget ? mungkin itu kritikan orang-orang yang membaca tulisan ini… biarlah,, aku hanya mencoba menuliskan apa yang ada di pikiranku saat ini. Terima kasih karena telah memberikan masukkan. i am not writer but i want flood up my head.. cieh,, gue ngomong pake bahasa melayuuu parah bangettt….ckckckckck

yupp !!!belajar mencari sebab dan mencari akibat,, banyak orang mengira aku orang sakit jiwa terkadang aku bersikap aneh dan terkadang aku bersikap tak wajar bahkan terkadang aku bersikap sesuai dengan apa yang ada didalam hatiku menjadi pribadi yang terbaik.

Sesuatu yah ???
hahahaahahhahah itu ocehan ku di hari ini.
Sesuatu yang kan kutuliskan di hari depan mungkin bisa menjadi sesuatu banget bagi diriku, ya karna aku lemah soal ilmu aku lemah soal pengalaman aku lemah soal teori dan aku lemah soal semua hal,, itu penilaianku terhadap diriku sendiri, tapi semua hal ini akan aku coba rubah menjadi sesuatu.

Sesuatu yang sangat berharga bagi hidupku sesuatu yang berharga bagi kehidupanku. Dengan belajar menulis mungkin aku bisa menjadikan hidupku lebih terarah dan bisa menjadi semakin dewasa.

Umurku sudah cukup tua dibandingkan teman-teman yang selalu bersamaku.  Tapi sikapku dan sifatku seperti anak TK yang benar-benar polos.

Aku masih tak mengerti ….ku coba melangkah selangkah demi selangkah mengarahkan hidupku menjadi pribadi yang tanggung.. well, kata orang karena Pribadiku jauh dari Tuhan. oke aku terima saranmu,, aku sadar karena aku memang bukan seorang pemuda seperti itu, aku hanya pemuda yang tak tau bagaimana berterima kasih dan tak tau bagaimana menjadikan hidupku sebagai sesuatu yang bermanfaat.

Tapi aku selalu meyakinkan diriku, kalo aku punya tujuan hidup, tujuan hidup yang selalu membuatku tersadar, selalu membuatku terasa terikat akan diriku sendiri..jari-jariku mulai lemas untuk terus mengetikkan sesuatu, dan, aku berhenti menulis dulu untuk saat ini, namun kenapa rasa ku dan keinginanku mulai membanjiri isi kepala ini. Ouhhhhhhhhhh tidakkk...jari-jariku mulai mengetikan sesuatu yang mengikuti isi hati dan irama dalam otak..sangat cepat dan lebih cepat bahkan tak tentu mengetikan tombol-tombol yang mulai rusak aku tekan-tekan dengan keras dan cepat. STOOPPPP....perintahku kepada jari..STOPP pintaku pada hati..STOPP inginku dan STOPP mauku.Habis sudah kata ini, habis sungguh memang benar-benar habis kesabaranku, yang mulai kesal dengan diri sendiri. Hela dan hembusan nafas panjangku terasa disetiap jari-jari yang masih mengetikan sesutu di atas keyboard yang bermaksud ingin menghentikan aktivitas ini. tapi mengapa belum juga aku berhenti mengetikkan sesuatu.

Dinggg...Dung...bunyii Ponsel disampingku...males aku liat, tetap konsent di ketikan jari-jari ku..sebentar aku penasaran dengan bunyi ponsel tadi, aku liat dulu ya....PING...isi dari pesan tersebut.. wah GAJEBO juga ne orang, ahh diamkan saja, tunggu sebentar,  aku balas dulu "PONK" ketiku di ponsel...Kata-katanya pendek setelah pesan pertama tadi, "SHOLAT" isi dari balasan ke dua ...diam..diam..sepi..dan hening, ku robohkan badanku di tempat tidurku..ku pandangi langit-langit kamar, kupejamkan mata dan zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz....nyenyak, pulas aku tertidur.

Nada sambung ponsel berbunyi keras, membangunkan tidurku yang entah sedari kapan aku tertidur. Se bodo amat ahhhhh masih ngantuk" pikirku ". Tidur lagi aja....!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Tunggu dulu, jam berapa ini? ouuuhhhhh tidakkk, sudah waktunya aku mandi dan berangkat kerja.....Ponsel masih masih saja bunyi tanpa aku pedulikan ku buka baju dan bergegas mandi......#sensor ya..wkwkwkwkwkwkKucel, dekil sekali baju ini, tak apalah yang terpenting masih layak pakai"pikirku"...20,30 menit lagi kalo tak buru-buru habislah aku diusir security...Ojek mana ojek...!!!!! Pintu kamar sudah terkunci rapat, langkah kaki panjangku menuju jalan beraspal saja sudah makan waktu 15 menit, masih ada sisa waktu 5 menit lagi..Ojek patas ada tidak ya..ahahahaha....Bunyi motor keras dari seberang langsung menghapiri ku yang memang sudah tau keberadaan ku berjalan mencari ojek. Warna Hijau pekat, dengan pengemudi setengah baya menawari ku ojek, tanpa melirik ataupun melihat motor yang dikendarainya aku pun bergegas naik dibelakangnya. Wah ternyata ada ya tukang ojek patas pikirku melamun sambil masuk ke area tempat kerja. Ahhh tak usah dipikir, yang terpenting aku tak diusir security berkat bapak ojek dengan motor KAWASAKI NINJA RR 250 CC nya...hahahahahaha

Itulah sedikit celotehanku hari ini, mungkin bagi sobat ini tulisan tidak bermutu atau apalah namun itulah adanya yang ada di pikiran saya saat ini. Semoga bermanfaat.

Puisi-Catatan Untuk Embah

Puisi-Catatan Untuk Embah-Nenek adalah sosok orang yang paling sabar yang pernah ada, pengalamannya seru yang mereka punya jauh lebih banyak. Dan Nenek adalah orang yang selalu dirindukan oleh keluarga besar untuk dikunjungi.” Banyak cerita suka maupun duka bersama nenek dan kakek yang telah membesarkanku dari kecil hingga dewasa. Dari kecil hingga sampai saat ini menginjak usia 25 tahun aku belum pernah membahagiakan nenek dan kakeku, tapi aku berjanji akan memberikan yang terbaik buat kalian. Saat aku kecil nenek sudah mengasuhku dan bahkan sudah menjadi ibuku sendiri.

Puisi-Catatan Untuk Embah

Puisi-Catatan Untuk Embah

Coretan tinta  kini kugoreskan
Kutuangkan tulisan catatan untuk embah
Ketika kecil kukenal sesosok bernama embah
Senyum bekunya menggambarkan cinta
Walau tak pernah terucap
Walau begitu kutahu cintanya tertancap
Untuk kami cucu yang semangat
Matanya menerawang tampaklah kewibawaan
Akupun sadar engkaulah sosok kedewasaan
Ditengah kayu kini tubuhmu beku
Hujan turun mengiringi tangis sendu
Sebelum pergi kau ajarkan tentang hidup untukku
Kau tanamkan kerja keras untuk mendapatkan beras
Meski kini kau pergi
Hati ini masih mengaji
Semua ajaran dan semua kenangan yang takan kulupa
Terima kasih EMBAH

Selamat tinngal kulepas kepergianmu dengan seuntai doa agar aku tenang di alam sana, agar kau diperlakukan dengan baik oleh makhluk-makhluk serta malaikat-malaikat di alam kubur, agar kau mendapat tempat yang layak di sana, agar tempatmu diterangi oleh cahaya yang berasal dari segala amalanmu di dunia. Amin

Nanti Pada Suatu Pagi

Nanti pada suatu pagi di beranda rumah yang sederhana, tempat kita berbagi senyum di sepanjang hari, bersama kopi yang kusuka dan teh yang kau cinta, kita akan duduk bersama menghabiskan banyak waktu disana. Membagi segala yang kita punya, atau lebih tepatnya, menikmati segala yang kita punya, karena kenapa pula harus dibagi? Bukankah apa yang milikku, itu juga berarti milikmu.

Ada taman kecil di halaman rumah yang juga kecil -bunga, buah, sayur- apapun isinya, yang indah dan hijau. Ditengahnya air mancur yang membawa gemericik damai, berisi ikan-ikan kecil kesukaanmu. Kau bertanya dimana nanti ikan kesukaanku? Ah, kesukaanmu nanti juga kesukaanku (semoga).


Dan ini nanti yang akan paling kau suka, anak-anak kecil berlarian di dalam taman kecil kita. Kian kesana-kemari mengumbar tawa, menjadi cahaya mata untuk kita bersama. Menjadi pengusir sepi kala kita duduk bersama di beranda. Menjadi sumber segala riang di dalam rumah sederhana kita yang kecil.
“Akankah terbersit sesal di dirimu karena tlah memilih hidup denganku? Pernahkah kau menyesal dengan semua ini?”
Aku akan selalu menanyakan ini untuk kesekian kalinya kepadamu, dengan pertanyaan yang sama. Bukan untuk membuat kau bosan. Tapi sekedar ingin mendengar jawabanmu saja, yang selalu bisa membuatku teduh dan nyaman. Karena aku sebenarnya sudah tahu pasti, setiap rinci kalimat jawaban yang akan kau ucapkan atas pertanyaan ini. Aku hanya ingin mendengar lagi dan lagi, jawaban indahmu itu, yang membuatku kecanduan.

Kemudian setelah tunai jawabanmu, kau akan tersenyum. Hanya tersenyum. Senyum yang dari dulu, entah sejak kapan mulanya aku sendiri lupa, membuat diriku luluh tak berdaya. Membuat aku berkali-kali, lagi dan lagi, jatuh hati padamu.

Dan dari kejauhan, atau mungkin dari dalam rumah kecil kita yang sederhana itu, mengalun lembut lagu kesukaanmu. Kesukaanmu, berarti itu juga lagu kesukaanku kan? Lagu yang selalu kau nyanyikan saat di dapur, di kamar, di ruang keluarga, di beranda, dan dimanapun dirimu. Lagu itu selalu terdendangkan dari bibirmu, lagi dan lagi. Beruntunglah aku, suaramu begitu merdu. What A Wonderfull World  benar-benar mengalun menjadi lagu dan menjadi cerita, What A Wonderfull World.

Jangan Bersedih Biarkan Yang Berlalu

Jangan Bersedih Biarkan Yang Berlalu-Orang yang mengenang masa lalu, kemudian bersedih atas kegagalan didalalmnya merupakan tindakan bodoh dan gila. ĪŦƱ, sama saja artinya dengan membunuh semangat, memupuskan tekad dan mengubur masa depan yang belum terjadi. Bagi orang yang berfikir, berkas-berkas masa lalu akan dilipat dan tidak akan pernah dilihat kembali. Cukup ϑï tutup rapat-rapat, lalu disimpan dalam ruang penglupaan, diikat dengan tali yang kuat dalam penjara pengacuhan selamanya atau diletakan ϑï ruang yang tak tertembus cahaya. Karena masa lalu sudah berlalu dan habis. Kesedihan tidak akan mampu mengembalikanya Lɑƍί, keresahan tidak akan sanggup memperbaikinya, kegundahan tidak mampu merubahnya menjadi terang dan kegalauan tidak akan menghidupkan kembali, karna memang ia sudah tidak Ά̲̣̥ϑά̲̣̥. JªΩgªªªn pernah hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau dibawah payung gelap masa silam. Selamatkan diri anda dari bayangan masa lalu. Apakah anda ingin mengembalikan air sungai ke hulu, matahari ketempatnya terbit, seorok bayi kedalam perut ibunya dan air mata kekelopak mata. Orang yang berusaha kembali ke masa lalu tak ubahnya orang yang menumbuk tepung atau orang yang menggergaji serbuk kayu.


Sesungguhnya kehidupan tidak pernah sepi dari berbagai bencana, kesedihan, dan ujian. Jika ingin melanjutkan perjalanan, Kita harus menaiki kendaraan harapan dan keridhaan. Harapan dan cita-cita, keridhaan, kecintaan, serta ketenangan jiwa, merupakan buah yang nikmat dari tanaman akidah di dalam jiwa seseorang dan simpanan yang tidak akan habis penyuplaianya untuk pertarungan kehidupan. Pertarungan yang lama masanya, banyak bebanya, serta dipenuhi dengan berbagai bahaya dan kesulitan.Betapa banyak pekerjaanya yang gagal harapanya yang lenyap, kekasihnya yang meninggal, badanya yang sakit, hartanya yang hilang, dan hal-hal lainya yang membuat sungai kehidupan menjadi melimpah. Seorang penyair mengambarkan "dunia diciptakan dalam keadaan keruh, namun engkau menginginkanya...suci dari berbagai kepedihan dan kekeruhan, Beban hari-hari bertentangan dan tabiatnya yang menginginkan percikan api di dalam air".
  1. Jangan bersedih Sesungguhnya kesabaran itu adalah kunci kehidupan.
  2. Jangan bersedih sesungguhnya masa-masa kegelapan malam adalah masa yang mendahului fajar.
  3. Jangan bersedih sesungguhnya bersama kesusahan ada kemudahan dan bersama kesusahan ada kelonggaran.
  4. Jangan Bersedih sesungguhnya ujian-ujian dan musibah-musibah itu bisa menghapuskan dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan, meninggikan derajat dan mengingatkan dari berbagai kelalaian.
  5. Jangan Bersedih sesungguhnya Tuhan tidak memilih bagimu kecuali kebaikan.
  6. Jangan Bersedih Sesungguhnya Tuhan menyayangimu melebihi kasih sayang seorang ibu terhadap bayinya.
  7. Jangan bersedih sesungguhnya kebahagiaan orang zalim tidak akan abadi.
  8. Jangan bersedih sesungguhnya kesedihan adalah awan yang akan hilang dan lenyap.
  9. Jangan bersedih sesungguhnya penyakit itu bisa hilang, musibah itu bisa lenyap, dosa itu akan diampuni, hutang itu akan dibayar, orang yang dipenjara itu akan dibebaskan, orang yang hilang itu akan datang, orang yang bermaksiat itu akan bertaubat dan orang fakir itu akan kaya.
  10. Jangan bersedih tidakkah kita menyaksikan bagaimana awan hitam tersingkap, bagaimana malam yang gelap menjadi terang, angin kencang menjadi tenang dan badai menjadi reda? Begitu juga dengan dirimu, Musibah-musibahmu akan berubah akan menjadi kesejahteraan. Kehidupanmu akan berubah menjadi tenang dan masa depanmu akan berubah menjadi kenikmatan.
  11. Jangan bersedih teriknya matahari akan dipadamkan oleh hijaunya tumbuh-tumbuhan, dahaga didinginkan oleh air sejuk, gigitan kelaparan ditenangkan oleh sepotong roti, kepedihan begadang diikuti oleh tidur yang nikmat, dan pedihnya sakit dihilangkan oleh nikmatnya kesehatan. Maka tidak ada yang perlu kita lakukan kecuali bersabar dan menunggu sejenak.
  12. Jika kita mengetahui kadar dunia di bandingkan dengan akhirat, maka jangan pernah bersedih apabila semua dunia ini hilang. Sebab, dunia ini hanyalah tempat yang menipu dan tidak sepadan disisi Tuhan dengan sehelai sayap nyamukpun. Jika dunia ini sepadan dengan sehelai nyamuk tentu Tuhan tidak akan pernah memberi minum orang kafir meski hanya seteguk air saja.
Janganlah kita bersedih karena musibah yang menimpa. Jauhkan pikiran keluh kesah dari dirimu karena itu hanya akan mengembalikan kepada kita lembaran-lembaran kesedihan yang telah ditutup semenjak bertahun-tahun. Jangan kita berkeluh kesah ketika tertimpa krisis walau pun kecil. Akan tetapi, tabah dan bersabarlah agar krisis-krisis itu menjadi ringan. 
"KETAHUILAH BAHWA KEBEBASAN ITU TIDAK ADA KECUALI KETIKA LANGKAH PERTAMAMU DI SURGA"

Maafkan Aku Puisi

Maafkan Aku Puisi-Sudah beberapa hari saya ngga nyampah dimari. Byuh, byuh, byuh. Maklum, saya sibuk sekali beberapa hari terakhir ini. Sibuk nyantai maksud saya. Oke. Trus? Penting gitu? Hehe. Ya ngga juga sih. Saya ini kan memang tidak pernah penting, tapi bergaya seperti yang paling penting. Ya, ala-ala pencitraan gitu mungkin. Pen-CITRA-an hand & body lotion. Ya sudahlah. Tidak perlu dibahas penting-ngga penting tadi. Itu kan relatif buat siapanya. Kalau buat saya penting, bukan berarti buat orang lain juga harus penting kan? Begitu juga sebaliknya. 

Mending bahas Puisi yang, ehmmm kapan ya?, mungkin sekitar 1 tahun yang lalu kalau saya ngga salah inget, yang sudah membuatnya. Yukk langsung aja di simak.

Maafkan Aku Puisi

Lantakkanlah duniaku…wahai sang malam
cabiklah dengan berjuta tajam ….jiwaku kan riang meregang..
Sudutkanlah diriku diujung kutub yang kelam….
ludahi sekujur asaku yang tak kenal kata sopan…
Menarilah diatas bangkai hina ini ….wahai Hujan….
Campakkanlah sanjungan sanjunganku dahulu yang bau..untukmu..
Adakah lagi selaksa siksa pantas untukku….
aku masih mau…Sungguh….


Kumohon……
sungguh tak tertebus kebodohanku…
sinislah pandang aku wahai mentari…bakarlah hati durjana ini..
Dan pencarkanalh abuku keseluruh kata berarti mati…..
Kuburkanlah segala kebahagiaanku kepalung dalam menanti..
patahkalan setiap kakiku yang menari….

Relaku….terwujud tawa menanti…hujan jarum kutadah di hati
Usah kau pusing ku hanya mencari simpati….duhai mendung sunyi
Aku sungguh ingin merasakan menjadi pecundang sejati…
Dan hukumlah aku abadi……
Takkan menangis manusia ini……kureguk puas segala balas

agar tercodet disepanjang hayat ini…membekas
betapa aku telah…salah………
Aku……..bersimpuh padamu wahai ….Malam…hujan….
Laut..ombak…pelangi….peri-peri….mimpi…..indah…
Cakrawala….Fajar…..embun….dunia..
Akulah yang pesakitan mengakui……
Aku yang telah membuat….Senyumnya menghilang…

Tolong…..Siksa diri ini….
Maafkan aku wahai puisi……

Sudah ah. Segitu aja dulu nyampahnya. Besok-besok lagi ya.

Pengertian Shalat Tahajud Dan Manfaatnya

Pada kesempatan kali ini Inspirasi Kita ingin sedikit berbagi mengenai ilmu agama Islam mengenai Pengertian Shalat Tahajud Dan Manfaatnya kepada sobat semua khususnya yang beragama Islam. Sungguh banyak manfaatnya bagi sobat yang melakukan sholat malam/tahajjud. Bagi sebagian muslim pastilah sudah diperkenalkan pada usia remaja.

Pengertian Shalat Tahajud

sholat sunnah yang dilakukan pada waktu malam hari dalam satuan dua rakaat satu kali sala, pada waktu malam hari yaitu pada sepertiga malam akhir, atau setengah malam akhir, atau mendekati dua pertiga malam hingga waktu menjelang sholat subuh. Sholat sunnah tahajud dalam bahasa arab disebut Sholatun Lail yang artinya sholat di malam hari. Mengenai waktu pelaksanaan sholat tahajud para ulama memiliki pendapat yang berbeda ada yang mengatakan bahwa sholat tahajud mesti setelah terbangun dari tidur di malam hari, namun ada juga yang berbendapat bahwa sholat tahajud tidak mesti harus tidur terlebih dahulu.


Pembagian atau Perhitungan Waktu Tahajud:

Untuk waktu pelaksanaan shalat tahajud adalah ketika setelah bangun dari tidur dan setelah shalat isya, baik di awal malam (sepertiga malam pertama antara waktu Isya dan pukul 22.00 WIB), tengah malam (sepertiga malam kedua, antara pukul 22.00 dan pukul 01.0.0 WIB), maupun akhir malam (sepertiga malam yang terakhir, antara pukul 01.00 dan menjelang subuh). Sepertiga malam yang terakhir inilah waktu yang paling utama untuk melaksanakan shalat tahajud. Karena menurut hadits nabi, pada waktu itu rahmat Allah turun, sehingga barang siapa berdoa akan dikabulkan, barang siapa meminta akan diberikan, dan barang siapa memohon ampun akan diampuni oleh Allah. Aamiin
Sepertiga malam, kira-kira mulai dari jam 19.00 sampai jam 22.00
Sepertiga kedua, kira-kira mulai dari jam 22.00 sampai dengan jam 01.00
Sepertiga ketiga, kira-kira dari jam 01.00 sampai dengan masuknya waktu subuh.
Tata Cara Shalat Tahajud :

Berniat untuk mengerjakan shalat tahajud Ushallii sunnatat-tahajjudi rak'ataini lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat shalat sunat tahajud dua rakaat karena Allah" 
Raka'at pertama membaca surah Al Fatihah, setelah itu di lanjut dengan Bacaan/surat lain yang sobat kira sudah hafal dan Pada raka'at kedua/selanjutnya lakukan seperti raka'at pertama.
Salam
Note: Jumlah rakaat pada shalat tahajud tidak terbatas, mulai dari dua rakaat, empat rakaat, dst.....
Bacaan Do'a Setelah Shalat Tahajud :

Sebenarnya tidaka ada bacaan doa tertentu yang dikerjakan setelah sholat tahajud, anda bisa berdoa sesuai dengan keinginan. Namun bila melihat dengan kebiasaan Rasulullah SAW, Baginda Rasul membaca doa berikut :

للّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya:
"Ya, Allah! Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan bumi serta seisi-nya. Bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, Surga adalah benar (ada), Neraka adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari- Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar. Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali (bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat (kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang. Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau".

Ada baiknya membaca Do'a keselamatah Dunia Dan Akhirat :

رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْءَاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya :
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka".(QS, 2:201)

Sholat Tahajud merupakan salah satu sholat malam yang memiliki banyak keutamaan atau manfaat, baik manfaat untuk dunia maupun akhirat. Manfaat sholat tahajud antara lain sebagai berikut

1. Dikabulkannya doa-doa kita

Dari Jabir radliyallahu’anhu, ia berkata, “aku mendengar Rasulullah sholallahu ‘alaihi wassalam bersabda : Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu setiap malam” (HR Muslim dan Ahmad)

2. Shalat yang paling utama

Bersabda Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasaalam, “seutama-utama shalat sesudah shalat fardu ialah shalat sunnat di waktu malam (HR Muslim)

3. Allah menjanjikan surga bagi orang-orang yang melakukan qiyamul lail

Abdullah bin salam mengatakan, bahwa nabi Muhammad sholallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah di waktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk surga dengan selamat” (HR Tirmidzi)

4. Akan mendapatkan tempat yang terpuji

Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ke tempat yang terpuji (qs. Al Isra: 79)

Melihat begitu tingginya nilai sholat tahajud sudah sepatasnya jika kita membiasakan diri untuk sholat tahajud setiap malam. Bagi yang belum terbiasa, cobalah dengan sungguh-sungguh. Mungkin pada awalnya akan sulit, tapi lama kelamaan jika sudah sudah terbiasa akan terasa ringan untuk dijalankan.

Semoga Artikel islami mengenai Pengertian Shalat Tahajud Dan Manfaatnya di atas bisa bermanfaat bagi kita semua. semoga Allah memberi kita kekuatan agar lebih mudah dalam menjalankan ibadah sholat tahajud. Aamiin.

Puisi Harapan-Pengharapan

Puisi Harapan-Pengharapan-Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. 


Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan. Kalo kata pak Mario Teguh Harapan adalah penghubung antara sepedih-pedihnya keadaan dengan seindah-indahnya kesyukuran. Engkau yang tetap berharap dalam kesulitan, akan menemukan celah yang mengeluarkanmu dan memulihkan jiwamu. Maka janganlah engkau menghapus harapan dari hatimu, karena ia adalah perajut serat kekuatan hatimu. Engkau yang menggunakan harapanmu untuk menahan tangis dalam kepedihanmu, semoga Tuhan segera mengangkatmu keluar dan memanjakanmu dalam kedamaian dan kesejahteraan.

Sebuah angan-angan yang suatu saat akan atau ingin untuk diwujudkan, itulah kata yang tepat dalam isi dari puisi dibawah ini. Puisi yang berjudul Pengharapan oleh Dede Putri yani yang sudah bersedia mengirimkan puisinya untuk dipublik di blog sederhana ini yang mana berbagi itu memang indah.

Puisi Harapan-Pengharapan

Andaikan....
Engkau mengabulkan pengharapanku
Aku hanya ingin satu hal


Satu hal namun bisa memberikan harapan baru
Satu hal namun bisa merubah tangisku menjadi tawa
Satu hal yang bisa membawaku menjadi Imanku
Satu hal yang membuat ku bahagia

Yaitu kamu....
Kamu yang masih menjadi tanda tanya
Besar dalam setiap doaku
Dalam setiap harapanku

Walaupun aku tak tau siapa dirimu, keadaanmu
Bahkan berharap untuk di pertemukan
Dengan dia yang benar-benar miliku
Bukan dia yang datang lalu menghilang

Oleh Dede Putri Yani
Facebook : https://www.facebook.com/sasuke.putri

Harapan memang tidak jauh berbeda dengan apa yang disebut dengan mimpi. Kehadiranya  dalam pikiran manusia akan membuat suatu keinginan yang sudah direncanakan dengan penuh kematangan. Ingin menjadi sesuatu, ingin memiliki sesuatu, ingin melihat orang lain menjadi sesuatu, adalah beberapa yang termasuk dalam impian. Semoga bermanfaat.