Jangan Bersedih Biarkan Yang Berlalu

Jangan Bersedih Biarkan Yang Berlalu-Orang yang mengenang masa lalu, kemudian bersedih atas kegagalan didalalmnya merupakan tindakan bodoh dan gila. ĪŦƱ, sama saja artinya dengan membunuh semangat, memupuskan tekad dan mengubur masa depan yang belum terjadi. Bagi orang yang berfikir, berkas-berkas masa lalu akan dilipat dan tidak akan pernah dilihat kembali. Cukup ϑï tutup rapat-rapat, lalu disimpan dalam ruang penglupaan, diikat dengan tali yang kuat dalam penjara pengacuhan selamanya atau diletakan ϑï ruang yang tak tertembus cahaya. Karena masa lalu sudah berlalu dan habis. Kesedihan tidak akan mampu mengembalikanya Lɑƍί, keresahan tidak akan sanggup memperbaikinya, kegundahan tidak mampu merubahnya menjadi terang dan kegalauan tidak akan menghidupkan kembali, karna memang ia sudah tidak Ά̲̣̥ϑά̲̣̥. JªΩgªªªn pernah hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau dibawah payung gelap masa silam. Selamatkan diri anda dari bayangan masa lalu. Apakah anda ingin mengembalikan air sungai ke hulu, matahari ketempatnya terbit, seorok bayi kedalam perut ibunya dan air mata kekelopak mata. Orang yang berusaha kembali ke masa lalu tak ubahnya orang yang menumbuk tepung atau orang yang menggergaji serbuk kayu.


Sesungguhnya kehidupan tidak pernah sepi dari berbagai bencana, kesedihan, dan ujian. Jika ingin melanjutkan perjalanan, Kita harus menaiki kendaraan harapan dan keridhaan. Harapan dan cita-cita, keridhaan, kecintaan, serta ketenangan jiwa, merupakan buah yang nikmat dari tanaman akidah di dalam jiwa seseorang dan simpanan yang tidak akan habis penyuplaianya untuk pertarungan kehidupan. Pertarungan yang lama masanya, banyak bebanya, serta dipenuhi dengan berbagai bahaya dan kesulitan.Betapa banyak pekerjaanya yang gagal harapanya yang lenyap, kekasihnya yang meninggal, badanya yang sakit, hartanya yang hilang, dan hal-hal lainya yang membuat sungai kehidupan menjadi melimpah. Seorang penyair mengambarkan "dunia diciptakan dalam keadaan keruh, namun engkau menginginkanya...suci dari berbagai kepedihan dan kekeruhan, Beban hari-hari bertentangan dan tabiatnya yang menginginkan percikan api di dalam air".
  1. Jangan bersedih Sesungguhnya kesabaran itu adalah kunci kehidupan.
  2. Jangan bersedih sesungguhnya masa-masa kegelapan malam adalah masa yang mendahului fajar.
  3. Jangan bersedih sesungguhnya bersama kesusahan ada kemudahan dan bersama kesusahan ada kelonggaran.
  4. Jangan Bersedih sesungguhnya ujian-ujian dan musibah-musibah itu bisa menghapuskan dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan, meninggikan derajat dan mengingatkan dari berbagai kelalaian.
  5. Jangan Bersedih sesungguhnya Tuhan tidak memilih bagimu kecuali kebaikan.
  6. Jangan Bersedih Sesungguhnya Tuhan menyayangimu melebihi kasih sayang seorang ibu terhadap bayinya.
  7. Jangan bersedih sesungguhnya kebahagiaan orang zalim tidak akan abadi.
  8. Jangan bersedih sesungguhnya kesedihan adalah awan yang akan hilang dan lenyap.
  9. Jangan bersedih sesungguhnya penyakit itu bisa hilang, musibah itu bisa lenyap, dosa itu akan diampuni, hutang itu akan dibayar, orang yang dipenjara itu akan dibebaskan, orang yang hilang itu akan datang, orang yang bermaksiat itu akan bertaubat dan orang fakir itu akan kaya.
  10. Jangan bersedih tidakkah kita menyaksikan bagaimana awan hitam tersingkap, bagaimana malam yang gelap menjadi terang, angin kencang menjadi tenang dan badai menjadi reda? Begitu juga dengan dirimu, Musibah-musibahmu akan berubah akan menjadi kesejahteraan. Kehidupanmu akan berubah menjadi tenang dan masa depanmu akan berubah menjadi kenikmatan.
  11. Jangan bersedih teriknya matahari akan dipadamkan oleh hijaunya tumbuh-tumbuhan, dahaga didinginkan oleh air sejuk, gigitan kelaparan ditenangkan oleh sepotong roti, kepedihan begadang diikuti oleh tidur yang nikmat, dan pedihnya sakit dihilangkan oleh nikmatnya kesehatan. Maka tidak ada yang perlu kita lakukan kecuali bersabar dan menunggu sejenak.
  12. Jika kita mengetahui kadar dunia di bandingkan dengan akhirat, maka jangan pernah bersedih apabila semua dunia ini hilang. Sebab, dunia ini hanyalah tempat yang menipu dan tidak sepadan disisi Tuhan dengan sehelai sayap nyamukpun. Jika dunia ini sepadan dengan sehelai nyamuk tentu Tuhan tidak akan pernah memberi minum orang kafir meski hanya seteguk air saja.
Janganlah kita bersedih karena musibah yang menimpa. Jauhkan pikiran keluh kesah dari dirimu karena itu hanya akan mengembalikan kepada kita lembaran-lembaran kesedihan yang telah ditutup semenjak bertahun-tahun. Jangan kita berkeluh kesah ketika tertimpa krisis walau pun kecil. Akan tetapi, tabah dan bersabarlah agar krisis-krisis itu menjadi ringan. 
"KETAHUILAH BAHWA KEBEBASAN ITU TIDAK ADA KECUALI KETIKA LANGKAH PERTAMAMU DI SURGA"

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

* Jangan Meninggalkan Link Aktif
* Silahkan berkomentar dengan Kata Sopan Dan Ber-Etika.
* Terima kasih telah singgah di blog ini.
* Oke jangan pernah bosen singgah di sini :D
EmoticonEmoticon