Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat. Tampilkan semua postingan

Wisata Taman Ghanesa Bandung

Wibi Alwi Surya Kuncoro 13.38.00 Add Comment
Rutinitas sehari-hari kadang membuat lelah hati dan pikiran. Suasana perkotaan yang kerap diisi oleh hiruk pikuk orang beraktivitas ditambah kemacetan disana-sini terkadang membuat pikiran bertambah stress.  Ingin bersantai sejenak di tengah kota dengan suasana yang tenang, asri dan damai? Yuk, kita berkunjung ke Taman Ganesha, Bandung.

Wisata Taman Ghanesa Bandung
Taman yang indah dengan suasana asri dan teduh serta udara yang segar memang menjadi daya tarik taman yang terletak di kawasan pendidikan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini. Taman Ganesha juga menjadi tempat favorit mahasiswa yang ingin melepas kepenatan setelah kuliah atau sekedar tempat untuk membaca serta bercengkerama dengan teman.

Terletak di Jalan Ganesha, Bandung, travelers bisa menuju tempat ini dari arah Dago atau Juanda lalu belok ke arah ITB. Nah, Taman ini berdiri persis disamping Masjid Salman ITB. Meskipun tidak terlalu luas, taman ini banyak didatangi wisatawan karena keasriannya serta kenyamanannya. Pengunjung bisa bersantai sambil mengobrol atau menikmati makanan di tempat duduk yang disediakan di sana. Pohon-pohon tinggi dan berbagai macam tumbuhan yang ditanam membuat siapapun yang memandangnya menjadi rileks.

Taman ini pun menjadi favorit para pengunjung Kebun Binatang Bandung, yang lokasinya tidak jauh dari Taman Ganesha. Biasanya setelah puas berjalan-jalan di Kebun Binatang, pengunjung melepas lelah dengan santai di taman ini. Dulu di dalam taman terdapat patung Ganesha namun sekarang diganti menjadi Tugu Kubus yang berdiri dengan megah sampai sekarang. Di dalam tugunya terdapat sumbu yang menunjukkan arah dari gunung-gunung yang mengelilingi kota Bandung. Jika dilihat dari atas, taman yang indah ini memiliki bentuk seperti huruf “Y”.

Selain berperan sebagai salah satu paru-paru kota, di dalam taman ini pun terdapat konservasi beraneka jenis burung.  Karena itulah suasana semakin damai dan tenteram saat mendengar suara kicauan burung diatas pepohonan.  Nah, travelers bisa sangat santai menikmati taman sambil mencicipi jajanan yang banyak terdapat disekelilingnya. Sang buah hati pun bisa terhibur dengan naik kuda atau dokar mengelilingi taman. Cukup dengan 20 – 50 ribu tarif yang dikenakan tergantung kelihaian anda bernegosisasi dengan sang kusir.

Nah, tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal bukan demi mendapatkan suasana santai dan tenteram? Maka, datang saja ke Taman Ganesha Bandung. Penginapan murah pun bertebaran di sekitar kawasan ini.

Beberapa Wista Alam Di Bandung

Wibi Alwi Surya Kuncoro 15.33.00 2 Comments
Bandung memang terkenal dengan keindahan panorama alamnya, tapi kini Bandung tak lagi senyaman dulu. Terlalu banyak “cumi-cumi” (kendaraan bermotor yang mengeluarkasn asap hitam. red). Tapi masih ada bebrapa tempat wisata alam yang wajib kamu kunjungi jika mampir ke bumi parahyangan ini. Saya akan sedikit memberikan beberapa refensi mengenai wisata alam yang bikin kamu ingin mengunjunginya .hahaha

Beberapa Wista Alam Di Bandung Diantaranya :

1. Tangkuban Perahu Read More
2. Maribaya Read More
3. Ranca Bali Read More
4. Situ Petang Read More
4. Kawah Putih Read More
5. Curug Cimahi Read More
6. Curug Tilu Read More
7. Cartil (Daweug) Read More
8. Landmark Braga (Bandoeng Tempoe Doeloe) Read More
9. Taman Ghanesa Read More

Tempat Wisata Lainya di Bandung Kota:
  • Taman Makam Pahlawan – Cikutra Bandung
  • Museum Geologi – Jl Diponegoro
  • Gedung Sate Bandung (Kantor Gubernur Jawa Barat)
  • Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat – Jl. Dipatiukur
  • Kebun Binatang Bandung – Jl. Tamansari
  • Taman Lansia – Jl. Cisangkuy
  • Bandung Tempo Doeloe – Jl. Braga
  • Pusat Perbelanjaan Jins – Jl. Cihampelas
  • Pusat Perbelanjaan Pasar Baru – Jl. Otto
  • Pusat Perbelanjaan Kings Plaza – Jl. Kepatihan
  • Pusat Sepatu dan Tas Cibaduyut – Jl. Cibaduyut
  • Pusat Factory Outlet Jalan Riau dan Jalan Dago
  • Monumen Hussein Sastranegara – Jl. Pajajaran
  • Museum Pos Indonesia – Jl. Cisanggarung
  • Taman Kota Bandung – Jl. Merdeka
  • Taman Ade Irma Suryani Nasution (Taman Lalu Lintas) – Jl. Sumatera
  • Museum Mandala Wangsit Siliwangi – Jl. Lembong
  • Museum Konferensi Asia Afrika – Jl. Asia Afrika
  • Alun-alun dan Masjid Agung – Jl. Asia Afrika
  • Museum Sri Baguda – Jl. Lingkar Selatan
  • Monumen Bandung Lautan Api – Jl. M. Toha
  • Taman Tegalega – Astana Anyar
 Wisata Bandung Selatan:
  • Wisata Petik Strawbery – Ciwidey
  • Soreang Jalur Utama Bandung-Ciwidey
  • Ciwidey dan Alam Bandung Selatan
  • Jalan Mendaki ke Kawah Putih
  • Kawah Putih Gunung Patuha – Ciwidey
  • Bumi Perkemahan Ranca Upas – Ciwidey
  • Penangkaran Rusa Ranca Upas – Ciwidey
  • Pemandian Air Panas Walini – Ciwidey
  • Kolam Renang Air Panas Cimanggu
  • Perkebunan Teh Rancabali – Ciwidey
  • Telaga/Situ Patengan Ciwidey
  • Perkebunan Teh Gambung – Ciwidey
  • Perkebunan Sayur – Pangalengan
  • Situ Cipanunjang – Pangalengan
  • Situ Cileunca – Pangalengan
  • Kawah Kamojang – Paseh Jawa Barat
Wisata Bandung utara: 
  • Taman Budaya Dago – Dago
  • Curug Dago – Dago
  • Taman Hutan Dago Pakar dan Gua Belanda/Jepang
  • Curug Omas – Taman Wisata Maribaya
  • Monumen Pasir Pahlawan Otto Iskandar Dinata – Lembang
  • Arena Pemancingan Bonita – Lembang
  • Teropong Bintang Bosscha – Lembang
  • Wisata Lembang – Bandung
  • Alam Jalur Alternatif Lembang-Dago
  • Vila Istana Bunga – Cihideung Lembang
  • Taman Hutan Jaya Giri – Lembang
  • Situ Lembang – Lembang
  • Bumi Perkemahan Cikole
  • Kawah Ratu – Gunung Tangkuban Parahu
  • Kawah Upas – Gunung Tangkuban Parahu
  • Kawah Domas – Gunung Tangkuban Parahu
  • Perkebunan Teh Subang – Jawa Barat
  • Pemandian Air Panas Ciater
  • Taman Bunga Cihideung – Jl. Sersan Bajuri
  • Spirit Camp & Sahabat Alam – Jl. Sersan Bajuri
  • Taman Bunga Parongpong
  • Kebun Strawbery Parongpong
  • Curug Cimahi – Cisarua
Wisata Bandung timur:
  • Saung Angklung Mang Udjo – Padasuka
  • Padepokan Dayang Sumbi (Budidaya Ulat Sutera) – Arcamanik
  • Warung Bandrek “Warban” Sekejolang – Ciburial
  • Caringin Tilu – Pegunungan Manglayang
  • Oray Tapa – Pegunungan Manglayang
  • Curug Cinulang/Sindulang – Cicalengka
  • Situs Kerajaan Kendan – Nagrek
  • Situs Legenda Ciung Wanara – Karangkamulyan
Wisata Bandung Barat: 
  • Leuwi Opat Curug Tilu – Desa Cihanjuang Rahayu Parongpong
  • Monumen Taman R.A. Kartini – Baros Cimahi
  • Puspa Iptek Kota Baru Parahyangan – Padalarang
  • Perbukitan Karst/Kapur Citatah – Padalarang
  • Lembah Cimeta Citarum Purba – Padalarang
  • Alam Persawahan Padalarang-Cianjur
  • Situs Megalit Gunung Padang (terbesar se-Asia Tenggara)
  • Waduk Ciburuy – Padalarang
  • Waduk/Bendungan Saguling – Jawa Barat
  • Pemandian Air Cipanas – Jawa Barat
  • Gua Pawon – Jawa Barat
  • Gua Sang Hyang Tikoro – Jawa Barat
  • Arung Jeram Citarum
Demikian Artikel yang berjudul Beberapa Wista Alam Di Bandung yang bisa saya share. Terima Kasih

Cartil (daweung)

Wibi Alwi Surya Kuncoro 18.57.00 Add Comment
Kalian pernah merasakan berjalan di atas awan ? kalau belum pernah cepetan deh kesini. Cartil atau caringin tilu berada di kawasan Kampung Cisayur Desa Cimenyan Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Arahnya dari Terminal Cicaheum Bandung belok kiri ke Jalan Padasuka dari arah Bandung kota. Untuk  sampai di Caringin Tilu yang jaraknya sekitar 5 km dari Cicaheum kuncinya hanya satu, ikuti saja alur jalan yang berkelok dan menanjak, maka sekitar 20 menit kemudian sampailah kita di puncak tertinggi di Kecamatan Cimenyan itu. Jika kalian pernah main ke saung angklung udjo, nah dari situ tinggal lurus terus aja naik ke atas. Tapi pastikan kendaraan kalian mampu menanjaki “medan” yang cukup ekstrim .hohoho

Nah, dari tempat ini kalian akan bisa melihat betapa indahnya kota Bandung .lalalalayeyeyeye ~

Tapiiiiiiii, kalau mau ke tempat ini di usahakan jangan malam soalnya “katanya” banyak pasangan ababil yang “mesum”. Jadi kalau mau kesini mending subuh atau sore/siang .hhehe

Cartil (daweung)


Cartil (daweung)

Curug Cimahi

Wibi Alwi Surya Kuncoro 18.52.00 Add Comment
Jujur ya, sebenarnya saya belum pernah kesini. Soalnya dulu pas udah nyampe depan gerbang ternyata wisata ini sempat di tutup, entah apa alasannya. Kalau ga salah sih debit airnya menurun (sa’at mereun yah ceuk orang sunda mah.haha). Jadi sampe sekarang saya belum pernah nyoba kesana lagi.

Tapi jangan khawatir, menurut serita temen-temen yang udah pernah kesini, tempat ini recommended ko. Hhe

Curug atau juga Air Terjun Cimahi ini, memiliki ketinggian sekitar 87 m, merupakan salah satu curug yang tertinggi di wilayah Bandung dan sekitarnya.  Nama Cimahi berasal dari nama sungai yang mengalir di atasnya yaitu Sungai Cimahi yang berhulu di Situ (danau) Lembang dan mengalir ke Kota Cimahi.  Curug ini  berada di ketinggian 1050 m dpl dengan suhu di kawasan ini berkisar 18-22 derajat Celsius.

Jika dilihat dari atas, curug ini memiliki dua tingkat dan termasuk yang unik. Sesuai namanya cimahi alias air cukup (bahasa Sunda), debit air terjun ini selalu sama, baik saat musim hujan atau pun kemarau. Tak jauh dari Curug Cimahi dapat ditemui juga Curug Bugbrug dan Curug Panganten yang lokasinya tidak terlalu jauh dari Curug Cimahi ini.

Curug ini berjarak kurang lebih 10 kilometer dari kota Cimahi ke arah Lembang atau 20 km (sekitar 1 jam) dari kota Bandung.


Ada beberapa alternatif jalan yang bisa dipilih untuk mencapai curug ini. Kebanyakan yang digunakan ialah jalur Cimahi melalui Cihanjuang dan Parongpong, dan jalur Lembang. Jika menggunakan kendaraan pribadi atau travel dari pusat Kota Bandung, cukup menyusuri jalur Ciheudeung menuju Cisarua.  Dan bila dari pusat kota Cimahi dapat melalui Sersan Bajuri ke arah Universitas Advent Indonesia menuju ke Terminal Parongpong. Lokasi Curug ini sendiri cukup mudah untuk dijangkau baik dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum dengan kondisi jalan umumnya baik (beraspal).  Pintu masuk Curug Cimahi terletak tepat di sebelah terminal angkot Cisarua, di pinggir jalan Kolonel Masturi sehingga tidaklah sulit untuk mencarinya.

Sedangkan bagi yang menggunakan kendaraan umum dapat menggunakan jasa angkutan umum dengan jurusan Ledeng-Sukasari dari terminal Ledeng.  Setelah sampai di Terminal Sukasari (di depan Vila Istana Bunga), dapat diteruskan dengan berjalan kaki sekitar 15-20 menit  atau dapat memanfaatkan jasa angkutan umum Cisarua-Lembang dengan ongkos yang relatif murah.  Jika  dari kota Cimahi jalan termudah adalah dari Terminal Pasar Atas Cimahi jurusan Cimahi-Cisarua dengan tarif berkisar Rp 5000.

Sementara jika dari Kota Bandung, bisa menggunakan angkutan jurusan St.Hall-Lembang dari Stasiun Kota, kemudian dilanjutkan dengan angkutan umum jurusan Lembang-Cisarua, dan turun persis di depan pintu gerbang Wana Wisata Curug Cimahi. Atau juga dperjalanan dapat ditempuh menuju terminal Ledeng, dilanjutkan dengan angkutan Ledeng-Parongpong. Dari terminal dilanjutkan memakai angkutan jurusan Parongpong-Padalarang. Ongkos yang dikeluarkan berkisar Rp 10 ribu.

Selanjutnya sesampai di depan pintu gerbang wana wisata ini perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak berundak yang menurun dan berkelok-kelok.  Jalan setapak berundak ini (berjumlah sekitar 506 buah anak tangga) terbuat dari batu dan semen dengan kemiringan sekitar 45 derajad, sehingga cukup menguras tenaga dan membuat nafas terengah-engah.  Waktu yang dibutuhkan untuk menuju ke curug ini dari pintu gerbang sekitar 30 menit.  Sepanjang perjalanan ini akan ditemui beberapa ekor monyet ekor panjang yang bergelantungan di atas pohon.

Harga tiket masuk  adalah sebesar Rp. 3000,- per orang dengan hari dan jam buka setiap hari dari pukul 08.00-18.00 wib.

Curung Tilu

Wibi Alwi Surya Kuncoro 18.47.00 Add Comment
Curug Tilu merupakan air terjun yang berada di area wana wisata CIC (Ciwangun Indah Camp), di daerah Parongpong, Lembang, tidak jauh dari Villa Istana Bunga.

Nama Tilu dalam bahasa sunda artinya tiga, dengan demikian nama Curug Tilu kemungkinan berasal dari jumlah tingkatan terjunan air.  Ketinggian curug ini berkisar sekitar 10 m dengan lebar sekitar 2 m.  Di bagian bawahnya terddapat kolam yang memiliki kedalaman sekitar 3m.  Di atas Curug Tilu ini ke arah bantaran hulu terdapat curug lagi yang bernama Curug Putri Layung yang ukurannya lebih kecil tapi dengan kolam alami yang cukup dalam dan luas. Selama perjalanan menuju Curug Tilu ini akan ditemui banyak curug-curug kecil yang ketinggian kurang dari 3 m.

Curung Tilu

Curung Tilu

Jujur, bagi yang jarang olah raga, perjalanan menuju curug ini lumayan menguras stamina, selain itu kamu mesti melawati kurang lebih 5 jembatan reot dan jalan setapak yang kadang-kadang ilang jadi jalan “tanpa tapak” untuk bisa mencapai curug tersebut. yaa, itung-itung uji nyali sih ya, tapi berkesan banget lah .hhihi

Curung Tilu

Pas nyampe sana, jangan harap ada rest area. Di sana Cuma ada 2 warung kecil yang menyediakan jajanan alakadarnya. Lumayan lah, kalau laper indomie mah cukup .hahahaha

Harga tiket masuknya sekitar 10 ribu/orang .

Situ Patenggang

Wibi Alwi Surya Kuncoro 18.41.00 Add Comment
Situ Patenggang atau Situ Patengan adalah suatu danau yang terletak di kawasan objek wisata alam Bandung Selatan, Jawa Barat, Indonesia, tepatnya di Ciwidey. Terletak di ketinggian 1600 meter di atas permukaan laut, danau ini memiliki pemandangan yang sangat eksotik. Selain itu, jarak dari Kawah Putih ke Situ Patenggang ga jauh, sekitar 10 menit.

Situ Patenggang
Di tepi danau, tersedia perahu-perahu dengan warna-warna yang terang siap mengantarkan kamu dan keluarga menjelajahi lebih jauh danau ini. Harganya relative, makanya kalian harus jago nawar biar makin murah. SKSD sama si emang nya dan kalau bisa pake bahasa sunda biar akrab *trik jitu* .hahahaha

Jika kamu ga mau terlalu jauh dari tepi pantai, bisa menggowes sepeda air. Atau dengan sekedar duduk-duduk menikmati ketenangan air danau di tempat-tempat yang telah disediakan sambil makan timbel itu jauh lebih nikmat guys. haha
Nahhhh, kalau kamu nyewa perahu, kamu  bisa mengunjungi sebuah pulau yang ada di tengah danau ini. Pulau yang tidak terlalu besar ini ditumbuhi pohon-pohon dengan daun yang rindang, jadi Anda dapat beristirahat atau tidur sejenak di pulau yang tenang ini.

Yang juga menjadi favorit di tempat ini adalah lokasi Batu Cinta. Sebuah lokasi yang berada di tengah danau dengan sebuah batu besar yang menjadi panandanya. Batu inilah yang disebut dengan Batu Cinta.

Batu Cinta berasal dari sebuah legenda Jawa Barat. Di tempat inilah Ki Santang dan Dewi Rengganis, sepasang kekasih yang harus melewati perjalanan sulit dalam percintaan mereka, akhirnya bertemu kembali di tempat ini, setelah sebelumnya terpisah. Air yang mengisi danau ini menurut mitos masyarakat Patengan berasal dari deraian air mata kedua manusia tersebut.


Itu sebabnya beberapa orang juga menyebut Situ Patenggang sebagai Situ Penganten. Kisah ini dapat Anda baca pada sebuah lukisan bergambar panorama Situ Patengan yang berada di lokasi Batu Cinta. Masyarakat setempat juga percaya bahwa jika mengunjungi Batu Cinta bersama pasangan, maka hubungan pasangan tersebut akan langgeng.

Patenggang memang sebuah danau yang menarik untuk dikunjungi. Anda bisa mendapat berbagai cerita menarik setelah mengunjungi danau ini. Keindahan dan kesejukan alamnya, membuat Anda kembali segar.

Bandung Selatan menyimpan beberapa obyek wisata alam yang indah. Kawah Putih yang eksotis dan Situ Patenggang yang tenang dengan Batu Cinta yang melegenda di Jawa Barat. Anda dapat mengunjungi kedua wisata ini sekaligus karena letaknya yang berdekatan.

BUAT KALIAN YANG MASIH ALAY, Bisa ko nulis nama kamu sama nama pacar kamu di batu itu (kalau punya pacar itu juga) .hahaha